LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Aksi lilin buat Ahok di Yogyakarta sempat ricuh, 4 orang ditangkap

Aksi lilin buat Ahok di Yogyakarta sempat ricuh, 4 orang ditangkap. Aksi seribu lilin yang dilakukan oleh Aliansi Merapi ini sempat mendapatkan ancaman dari beberapa ormas. Beberapa ormas mengancam akan membubarkan aksi solidaritas tersebut.

2017-05-10 21:14:16
Yogyakarta
Advertisement

Ribuan warga memadati Tugu Yogyakarta sembari menyalakan lilin sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan, sentimen agama di Indonesia, Rabu (10/5). Ribuan massa yang menamakan dirinya Aliansi Merapi ini menggunakan atribut pakaian putih dan mengenakan pita hitam di lengan kirinya.

Aksi ribuan massa ini dimulai pada 19.00 WIB dan berakhir pada pukul 19.15 WIB. Dalam aksinya, ribuan massa ini menyanyikan lagu Indonesia Raya, Gugur Bunga, Indonesia Pusaka, Garuda Pancasila dan Syukur.

"Kami berkumpul di sini dan menyalakan lilin sebagai simbol kedukaan kami. Kami berduka melihat kondisi Indonesia saat ini yang dipenuhi oleh sentimen keagamaan dan rasisme," ujar Pedro Indarto, Koordinator Lapangan Aliansi Merapi.

Aksi ini merujuk pada vonis dua tahun yang dijatuhkan hakim pengadilan negeri Jakarta Utara kepada Basuki T Purnama (Ahok). Ahok dinyatakan bersalah atas kasus penistaan agama sesuai dengan pasal 156a dalam KUHP.

Pedro menambahkan, saat ini Kebhinekaan Indonesia terancam. Jika kondisi ini dibiarkan, lanjut Pedro, akan mengancam Indonesia ke depannya.

"Kita melihat ada sentimen agama dan rasisme pada Pilkada DKI. Kita tidak ingin ini direproduksi ke daerah. Ini akan mengancam kesatuan Indonesia. Kita khawatir Indonesia akan tercerai berai," ungkap Pedro.

Pedro menuturkan bahwa jangan ada rasisme dan sentimen agama dalam politik. Cukup terjadi di Jakarta, sambung Pedro, jangan sampai menular ke daerah lainnya.

"Secara eksplisit ini merupakan dukungan moral kepada Ahok. Secara umum ini dukungan moral pada indonesia supaya kuat dan tak tercerai berai," papar Pedro.

Aksi seribu lilin yang dilakukan oleh Aliansi Merapi ini sempat mendapatkan ancaman dari beberapa ormas. Beberapa ormas mengancam akan membubarkan aksi solidaritas tersebut.

Menurut rencana, aksi solidaritas ini akan digelar hingga pukul 21.00 WIB. Tetapi koordinator aksi mengakhiri ini aksinya pada pukul 19.30 WIB. Meskipun demikian, massa tetap berkumpul dan bernyanyi lagu-lagu nasional.

Aksi ini sempat mengalami kericuhan. Saat aksi, ada beberapa orang dari ormas tertentu yang mencoba untuk mengganggu aksi tersebut.

Teriakan provokatif dan suara knalpot kencang sempat terdengar dari luar lingkaran massa aksi. Melihat hal itu, polisi pun segera membubarkan dan menangkap beberapa orang yang diindikasi ingin mengacaukan aksi solidaritas tersebut.

Beberapa kali tembakan peringatan sempat dilakukan oleh aparat kepolisian untuk mencegah terjadinya gangguan aksi solidaritas dari kelompok tertentu.

"Empat orang kami tangkap. Diduga mereka berupaya untuk melakukan provokasi. Provokasi dilakukan dengan teriakan dan suara knalpot," ujar Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Tommy Wibisono, Rabu (10/5).

Tommy menjelaskan, aksi solidaritas sudah memiliki izin sehingga keamanannya pun mendapatkan jaminan dari petugas kepolisian.

"Kami akan tindak tegas setiap upaya yang ingin menganggu kenyamanan dan keamanan kota Yogyakarta. Kami tidak ingin ada yang mencoreng kota Yogyakarta yang selama ini dikenal sebagai kota yang aman, nyaman dan damai," tegas Tommy.

Tommy menambahkan bahwa polisi akan memeriksa para pelaku yang diduga merupakan provokator. "Akan kita cari tahu dari kelompok mana," tegas Tommy.

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.