LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Aksi Heroik Polisi Selamatkan Bayi 9 Bulan Tercebur ke Laut

Personel polisi di Kepolisian Sektor (Polsek) Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua, Brigpol Alfred Nikodemus Dimu berhasil menyelamatkan seorang bayi berumur 9 bulan yang tercebur ke laut di sekitar Pelabuhan Biu, Kecamatan Sabu Timur.

2020-01-06 00:03:00
Cuaca Ekstrem
Advertisement

Personel polisi di Kepolisian Sektor (Polsek) Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua, Brigpol Alfred Nikodemus Dimu berhasil menyelamatkan seorang bayi berumur 9 bulan yang tercebur ke laut di sekitar Pelabuhan Biu, Kecamatan Sabu Timur.

Kepala Bidang Humas Polda NTT AKBP Johanes Bangun mengatakan peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (4/1), sekitar Pukul 18.00 WITA.

Dia menjelaskan, peristiwa terjadi ketika sebuah kapal cepat KM Cantika 77 terpaksa bersandar di Pelabuhan Biu karena cuaca buruk yang terjadi di sekitar Pelabuhan Seba, Kecamatan Sabu Barat, yang merupakan tujuan berlabuh kapal.

Advertisement

Di antara para penumpang yang turun, terdapat bayi berusia 9 bulan bernama Chalinda Tansantrisna yang sedang digendong ibunya Angel Selan. Namun, tiba-tiba bayi tersebut terlepas dan tercebur ke laut.

Dia menjelaskan, ayah korban, Kevin Tansatrisna yang melihat kejadian itu langsung melompat ke laut untuk menolong anaknya, namun mengalami kesulitan akibat kondisi gelombang dan arus laut yang cukup kencang.

"Secara spontan, personel kami Brigpol Alfred Nikodemus Dimu juga langsung melompat untuk menolong ayah dan bayi tersebut hingga akhirnya berhasil diselamatkan," katanya. Demikian dilansir dari Antara, Minggu (5/1).

Advertisement

Bayi tersebut langsung dilarikan ke Puskesmas Bolou untuk mendapat perawatan medis hingga dinyatakan sudah dalam keadaan aman dan sehat.

Namun, dokter menyarankan apabila dalam beberapa hari ke depan, jika bayi mengalami batuk atau pilek maka segera dibawa ke rumah sakit untuk memastikan bahwa air laut tidak masuk ke paru-parunya.

Atas peristiwa itu, pihaknya menyarankan agar pengelola kapal cepat Cantika 77 mengorganisir kedatangan dan keberangkatan penumpang secara baik dengan dilengkapi peralatan keselamatan yang memadai.

Johannes menambahkan, selain itu pihak Syahbandar di Sabu Raijua juga agar memperhatikan kelengkapan dermaga seperti lampu dan tangga darat untuk kepentingan penumpang.

"Jatuhnya bayi menjadi perhatian banyak pihak karena sangat disayangkan apalagi dalam situasi cuaca buruk seperti ini, karena itu pihak terkait harus mengantisipasi agar tidak ada lagi kejadian serupa," katanya.

Baca juga:
Ibu Ditabrak Sampai Mental, Bocah Ini Ngamuk Tendang Mobil & Maki-maki Penabrak
Surfer Filipina Relakan Medali Emas Demi Selamatkan Lawan dari Indonesia di SEA Games
Remaja India Duel dengan Macan Tutul Demi Selamatkan Adiknya
Kisah Polisi Bantu Pemudik Melahirkan saat Mobilnya Mogok
Kisah Marinir TNI AL, Dicintai Saat Redakan Kerusuhan Mei 98 dan 2019
Kisah Prajurit TNI Antarkan Anak-Anak Sekolah di Tengah Banjir Sungai Mamberamo

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.