LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Aksi Bakar Lilin Warga NTT Tolak Viktor Laiskodat jadi Menteri

Banyak masyarakat menginginkan Viktor Laiskodat tetap menjadi gubernur, dibanding masuk dalam kabinet kerja Jokowi - Ma'ruf.

2019-10-20 07:32:00
Viktor Laiskodat
Advertisement

Beberapa hari terakhir ini nama gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat ramai dibicarakan oleh masyarakatnya. Bagaimana tidak, baru menjabat sebagai gubernur pada 5 September 2018 lalu, kini namanya disebut-sebut masuk dalam bursa menteri kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Banyak masyarakat menginginkan Viktor Laiskodat tetap menjadi gubernur, dibanding masuk dalam kabinet kerja Jokowi - Ma'ruf.

Puluhan orang dari Ultras Victory Kota Kupang, bahkan menyalakan lilin dan membentang spanduk bertuliskan 'Jangan Ambil Gubernur Kami dan 'Tolak Gubernur NTT Jadi Menteri' di depan kantor gubernur Nusa Tenggara Timur, Sabtu (20/10) malam.

Advertisement

Aksi menyalakan lilin dan pembentangan spanduk tersebut sebagai rasa kekecewaan mereka, terhadap gubernur Viktor Laiskodat yang sudah terang-terangan menyatakan mohon pamit dan siap memenuhi panggilan negara, ketika memberi sambutan pada kunjungan kerjanya beberapa hari terakhir.

Ketua Ultras Victory Kota Kupang, Vecky Tasesab kepada wartawan mengaku, masyarakat Nusa Tenggara Timur masih mengharapkan pembangunan Viktor Laiskodat sebagai gubernur, sesuai janjinya saat kampanye.

"Aksi ini sebagai bentuk kekecewaan saja. Sesuai janji bahwa dalam tiga tahun kepemimpinanya pak Viktor bisa mengubah Nusa Tenggara Timur. Nusa Tenggara Timur yang miskin, korup, trafficking akan dirubah namun kalo tidak sesuai ekspektasi masyarakat pasti akan sangat kecewa," ujarnya.

Advertisement

Menurut Vecky, membangun Indonesia tidak harus menjadi menteri karena jabatan gubernur juga merupakan wujud nyata membangun bangsa menjadi lebih sejahtera. "Membangun bangsa tidak harus jadi menteri, gubernur juga bisa karena itu wujud nyata mensejahetarkan masyarakat indonesia khususnya Nusa Tenggara Timur," ucapnya.

Mereka akan terus melakukan aksi penolakan bukan hanya di jalan. Namun akan berjanji akan masuk kedalam halaman kantor gubernur dengan massa yang lebih banyak, jika Viktor Laiskodat tetap memilih menjadi menteri.

Baca juga:
Viktor Laiskodat Disebut Paket Komplet Calon Menteri Jokowi
Gubernur NTT: Warga di Pulau Komodo Tak Punya Hak Kepemilikan Tanah
Perburuan Liar di Taman Nasional Komodo Masih Terus Terjadi
Tahun Depan, Pulau Komodo Mulai Ditutup Hingga 2021
Sopia, Miras Khas NTT Resmi Diluncurkan
Viktor Laiskodat Beri Semangat Brimob Polda NTT Yang Masih Tugas di DKI

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.