Aksi 112, polisi tak halau massa dari Bekasi ke Jakarta
Aksi 112, polisi tak halau massa dari Bekasi ke Jakarta. Umar mengatakan, imbauan agar tidak ke Jakarta, disampaikan kepada sejumlah ormas di wilayah setempat. Bahkan, pihaknya telah sowan ke kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, Pengurus Daerah Muhammadiyah, dan sejumlah pondok pesantren.
Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota tak akan menghalau massa yang bergerak ke Jakarta untuk menggelar aksi 11-2. Meski demikian, kepolisian mengimbau agar warga Kota Bekasi tak bertolak ke Jakarta.
"Enggak ada perintah menghalau, kita hanya mengimbau (Warga Bekasi) enggak usah ke Jakarta. Kalau nekat, ya silakan," kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Umar Surya Fana, Jumat (10/2).
Umar mengatakan, imbauan agar tidak ke Jakarta, disampaikan kepada sejumlah ormas di wilayah setempat. Bahkan, pihaknya telah sowan ke kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, Pengurus Daerah Muhammadiyah, dan sejumlah pondok pesantren.
"Mereka berjanji menyampaikan ke santri, nadliyin, dan lainnya agar tidak ke Jakarta," kata Kapolres.
Sekjen FPI Bekasi Raya, Barkatullah mengatakan, ratusan massa dari FPI Bekasi Raya dipastikan bertolak ke Jakarta untuk menggelar aksi 112. Massa berasal dari 27 Dewan Pimpinan Cabang FPI di Bekasi.
"Kami ada 27 DPC FPI Bekasi Raya, setiap DPC minimal mengirimkan sebanyak 20 orang," kata Barkatullah.
Ia mengatakan, massa akan berangkat dari Pondok Pesantren At-Taqwa di Babelan, Kabupaten Bekasi, setelah menghadiri acara haul KH. Noer Alie yang merupakan ulama dan pejuang dari Bekasi.
"Kami berangkat secara iring-iringan menggunakan bus menuju ke Masjid Istiqlal di Jakarta," kata dia.
Baca juga:
Sengitnya bentrokan massa anti-pemerintah dengan aparat di Brasil
Saat 112, FUI pilih lokasi aksi di Masjid Istiqlal
Fadli Zon sebut di era demokrasi, unjuk rasa tak perlu izin polisi
Bantu amankan aksi 112, Polda Sumsel kirim satu kompi Brimob ke DKI
Polri: Aksi 112 dipusatkan di Masjid Istiqlal
Kapolda Metro: Terima kasih FPI enggak turun ke jalan