LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Akses Menuju Mamuju Terputus akibat Tertutup Bebatuan Besar

Akses jalur darat menuju Kota Mamuju terputus setelah terjadi longsor pada Senin (18/1) Pukul 05.00 WITA di Dusun Belalan, Desa Onang Utara, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

2021-01-18 09:55:08
Gempa Mamuju
Advertisement

Akses jalur darat menuju Kota Mamuju terputus setelah terjadi longsor pada Senin (18/1) Pukul 05.00 WITA di Dusun Belalan, Desa Onang Utara, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Koordinator Tim Relawan FTI Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Zakir Sabhara mengatakan, longsor kembali terjadi di Dusun Belalan, Kecamatan Tubo Sendana dan bebatuan besar menutupi badan jalan poros.

"Untuk sementara akses jalan kembali terputus karena bebatuan yang ukurannya cukup besar (sebesar satu unit mobil minibus) itu menutupi jalan poros," kata Zakir. Dikutip dari Antara.

Advertisement

Zakir Sabhara yang juga Dekan FTI UMI Makassar itu memang sejak Sabtu (16/1) bersama tim relawannya fokus pada upaya pertolongan di Kabupaten Majene.

Dia mengatakan sejak longsoran terjadi sebelum salat subuh waktu setempat, antrean kendaraan yang akan menuju Kota Mamuju membawa bantuan harus tertahan.

Begitu juga sebaliknya, kendaraan dari Kota Mamuju akan kembali ke Makassar melalui jalur Kabupaten Majene juga tidak bisa berbuat banyak.

Advertisement

"Untuk korban longsor belum monitor. Yang pasti kendaraan di kedua jalur itu harus mengantre cukup panjang karena bebatuan yang cukup besar masih menutupi jalan poros," katanya.

Beberapa pesan dari warga ataupun relawan yang akan menuju kota Mamuju membawa bantuan tersebar melalui grup aplikasi WhatsApp meminta pertolongan dari dinas PU, agar mengerahkan alat beratnya membantu proses pembersihan material longsor.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene menurunkan alat berat untuk mengangkut material longsor di jalan yang menghubungkan Majene-Mamuju. Kepala Pelaksana BPBD Majene Ilhamsyah Djuhaini berharap kondisi jalan yang menghubungkan Majene dan Mamuju itu segera bisa terbuka.

"Sekarang sudah ada ekskavator dan telah bekerja melakukan pembersihan material longsor," ujarnya.

Baca juga:
19.435 Orang Mengungsi Akibat Gempa Mamuju dan Majene
Bantuan Sembako untuk Korban Gempa Mamuju Dijarah, 2 Orang Ditangkap Polisi
Kondisi Para Korban Gempa Mamuju Tinggal di Tenda-Tenda Darurat
Pemerintah Pastikan Stok BBM dan LPG di Sulbar dan Kalsel Tetap Aman
Pasca Gempa Majene, Menkominfo sebut Layanan Telekomunikasi Berangsur Normal
Cegah Terpapar Covid-19, Pengungsi Gempa Sulbar akan Dites Usap Antigen

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.