LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Akibat abu Kelud, maskapai minta keringanan biaya parkir

Mereka meminta keringanan landing fee atau biaya parkir pesawat kepada PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo.

2014-02-21 08:29:24
Gunung Kelud Meletus
Advertisement

Tak beroperasinya sejumlah maskapai selama 6 hari karena imbas abu vulkanik Gunung Kelud, mereka mengalami kerugian. Untuk meringankan beban tersebut mereka meminta keringanan landing fee atau biaya parkir pesawat kepada PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo.

Pengajuan landing fee tersebut dilakukan 4 unit pesawat yang berstatus RON (remain overnight) atau menginap di Adi Soemarmo, masing-masing milik maskapai Garuda Indonesia , Kalstar Aviation, Sriwijaya Air dan Lion Air .

Selama bandara ditutup, praktis keempat pesawat tersebut tidak bisa mengudara hingga menanggung kehilangan pendapatan yang tidak sedikit. Karena itu, maskapai meminta keringanan.

General Manager Garuda Indonesia Branch Office Solo, Flora Izza membenarkan hal tersebut. "Kami berharap PT Angkasa Pura mempertimbangkan kondisi yang dialami maskapai ini," katanya, Jumat (21/2).

Namun untuk besaran biaya yang harus dikeluarkan untuk parkir setiap harinya, Flora enggan menyebutkannya. Pernyataan senada dikemukakan Distric Manager Sriwijaya Air Solo, Taufik Sabar. Pihaknya berharap agar ada kebijakan khusus dari pengelola bandara.

"Kami berharap ada kebijakan khusus. Bukan hanya pendapatan tiket yang turun, kami juga harus menanggung kerugian lantaran utilitas pesawat yang tidak maksimal," ucapnya.

Taufiq menjelaskan, pesawat Sriwijaya dan pesawat lain yang menginap di Adi Soemarmo tidak hanya diterbangkan untuk rute Solo-Jakarta saja. Bahkan dalam satu hari bisa menempuh antara 7-8 penerbangan dengan beberapa rute.

"Dengan sekali terbang saja  pendapatan pesawat kami bisa mencapai Rp 74 juta. Jadi kami berharap  biaya parkir dihitung sekali landing saja," pintanya.

Sementara itu General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman mengaku bisa memahami kondisi yang dialami maskapai. Pihaknya mempersilakan maskapai mengajukan permohonan dispensasi secara resmi.

"Silakan diajukan permohonannya dengan surat resmi. Nanti akan kami sampaikan ke kantor pusat," ujarnya.

"Kami tahu maskapai mengalami kerugian, tapi tidak hanya mereka, kami juga rugi. Kami hanya bisa membantu menyampaikan, kantor pusat yang akan memutuskan," imbuhnya.

Baca juga:
Cerita roh-roh orang jahat di Kelud dihukum jadi tiang lampu
Menkokesra: Jarak rumah warga maksimal 7 kilo meter dari Kelud
Kisah negeri siluman di Gunung Kelud
Meski Kelud berstatus siaga, tanggap darurat tetap berlaku
Rekonstruksi pasca bencana Kelud, Pemprov Jatim siapkan Rp 100 M

(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.