AKBP Untung siap jaga rakyat meski jarang bercumbu dengan istri
AKBP Untung Sangaji: Saya polisi sudah menganggap kaki di sebelah sudah di kuburan.
Aksi polisi Indonesia melumpuhkan pelaku teror di depan Gedung Sarinah dalam waktu singkat panen pujian dari dunia. Anggota Polair AKBP Untung Sangaji adalah salah satu polisi yang jadi idola baru berkat aksinya melumpuhkan pelaku teror.
Wajahnya mulai hilir mudik di stasiun televisi yang rela antre demi mendapatkan wawancara dengannya. Dalam beberapa kesempatan Untung secara tegas menyatakan perang terhadap terorisme. Bahkan dia mengaku tidak takut ancaman-ancaman dari pelaku teror.
Tugas utama sebagai polisi melindungi dan memberi keamanan bagi masyarakat. Dia harus menomorduakan kehidupan pribadi. Untung sudah siap mati demi menjaga tanah air dari aksi teror.
"Kita polisi tidak takut. Saya polisi sudah menganggap kaki di sebelah sudah di kuburan. 7x24 jam saya siap menjaga masyarakat walaupun saya harus jarang bercumbu dengan istri saya," kata Untung di Gedung Humas Polri, Jakarta, Senin (18/1).
Pada kesempatan itu, Untung juga mengatakan tidak akan pernah mundur melawan aksi teror di tanah air. Dia punya pesan khusus bagi orang-orang yang berniat menebar teror. "Bilang sama mereka (para teroris) saya tidak takut," tegasnya.
Untung memilih jalan hidup sebagai polisi. Dia menyadari risiko pekerjaan sebagai polisi yang bisa kehilangan nyawa saat bertugas. "Saya memilih sendiri mati daripada mati ribuan," ucapnya.