Ajukan permohonan penangguhan penahanan, Djarot jadi penjamin Ahok
Ajukan permohonan penangguhan penahanan, Djarot jadi penjamin Ahok. Djarot meminta pihak pengadilan bisa mengabulkan permohonan penangguhan tersebut. Menurutnya, pelayanan bagi warga Jakarta harus berjalan dengan baik sampai Oktober nanti.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat menjenguk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Rutan Cipinang, Jakarta Timur. Dalam kunjungannya, Djarot mengaku berkoordinasi soal pengajuan penangguhan penahanan terhadap Ahok.
"Tadi disampaikan juga saya sebagai wakil gubernur mengajukan jaminan untuk penahanan jaminan Pak Ahok supaya bisa ditangguhkan bisa dalam bentuk penahanan kota," kata Djarot di Rutan Cipinang, Jakarta, Selasa (9/5).
Bukan tanpa alasan, Djarot menilai selama proses persidangan Ahok sudah bersikap kooperatif. Kemudian, kehadiran Ahok pun dinilai Djarot penting untuk menjalankan roda pemerintahan provinsi DKI Jakarta sampai hari pergantian Gubernur dan Wakil Gubernur DKI yang bakal digelar pada Oktober mendatang.
"Karena saya mandang Pak Ahok sangat kooperatif tidak menghilangkan barang bukti supaya bisa menjamin proses pemerintahan," ujar dia.
Oleh karena itu, Djarot meminta pihak pengadilan bisa mengabulkan permohonan penangguhan tersebut. Menurutnya, pelayanan bagi warga Jakarta harus berjalan dengan baik sampai Oktober nanti.
"Saya sampaikan supaya kita tetap fokus untuk bisa memberikan pelayanan baik bagi warga Jakarta smpai Oktober 2017 kita memohon penagguhan penahan supaya pelayanan di Jakarta tidak terganggu. Kami mohon permohonan itu saya sampaikan kepada pengadilan," pungkas Djarot.
Baca juga:
Datangi Rutan Cipinang, Djarot kuatkan Ahok dan keluarga agar sabar
Doakan Ahok sehat dan sabar, Lulung janji jenguk ke Cipinang
Ahokers teriak 'bebaskan Ahok, tangkap Rizieq' di Rutan Cipinang
Politisi PKS tak puas Ahok hanya divonis dua tahun
Sidang vonis Ahok usai, polisi kembali buka Jalan RM Harsono Ragunan