AJI Nilai Penangkapan Dandhy Bentuk Kemunduran Demokrasi
Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Jakarta menggelar aksi jalan mundur mengelilingi Bundaran HI pada Car Free Day, Jakarta, Minggu (29/9). Aksi ini sebagai simbol mundurnya nilai Demokrasi di Indonesia.
Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Jakarta menggelar aksi jalan mundur mengelilingi Bundaran HI pada Car Free Day, Jakarta, Minggu (29/9). Aksi ini sebagai simbol mundurnya nilai Demokrasi di Indonesia.
Perwakilan AJI Jakarta, Jackson Simanjuntak menyatakan aksi juga merupakan bentuk solidaritas dan desakan agar polisi segera mencabut status tersangka jurnalis yang juga aktivis Dandhy Dwi Laksono, yang ditetapkan polisi sebagai tersangka ujaran kebencian karena cuitannya di Twitter. Dandhy sempat dijemput penyidik Polda Metro Jaya dari kediamannya.
"Kita dari AJI melakukan aksi solidaritas untuk mendesak polisi segera menghentikan kasus anggota AJI Jakarta Dandhy Dwi Laksono. Kita merasa apa yang dilakukan terhadap Dandhy jauh dari apa yang kita harapkan dari demokrasi kita. Pertama cara penangkapan yang sangat bertentangan," kata Jackson di CFD Bundaran HI.
Dengan ditetapkannya Dandhy sebagai Tersangka dan dijerat 28 ayat 2 dan Pasal 45 ayat 2 UU ITE, AJI menilai hal itu adalah ancaman kebebasan berekspresi.
"Kita merasa penangkapan Dandhy bentuk kemunduran demokrasi karena itu kita jalan mundur sebagai simbol," ujarnya.
Pada kesempatan itu, rombongan AJI membawa spanduk meneriakkan berbagai tuntutan antara lain stop semua kekerasan oleh polisi, cabut status tersangka Dandhy, penjara hanya untuk koruptor; bukan untuk orang yang berpandangan lain dan Dandhy tidak menyebarkan kebencian.
Reporter: Delvira Hutabarat
Baca juga:
AJI Catat 14 Kasus Kekerasan pada Wartawan Terjadi Selama Sepekan
Jurnalis Terkena Anak Panah saat Liput Demo Berujung Ricuh di Makassar
IMM & PMII Malang Gelar Salat Gaib untuk 2 Mahasiswa Kendari Tewas saat Demo
'Kekerasan Aparat Terhadap Jurnalis Merupakan Ancaman Serius Bagi Demokrasi'
Jurnalis di Makassar Korban Penganiayaan Polisi Resmi Lapor Polda Sulsel
Jurnalis Unjuk Rasa di Istana Kecam Kekerasan Dilakukan Polisi