LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Air sungai meluap, warga di Bekasi batal mudik

Air sungai meluap pada Minggu (3/7) malam.

2016-07-04 00:34:24
Mudik Lebaran 2016
Advertisement

Sejumlah warga yang tinggal di bantaran Kali Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat, terpaksa menunda mudik. Warga tak jadi berangkat mudik akibat air sungai meluap, Minggu (3/7) malam.

"Tiba-tiba air dari saluran air mulai masuk ke jalan di kompleks saya jam 23.15 WIB. Saya diinformasikan air Kali Bekasi meluap," kata warga Blok C Perumahan Pondok Mitra Lestari Oman Rachman (55) dikutip dari Antara.

Oman yang saat itu tengah bersiap-siap pulang kampung terpaksa membatalkan rencana mudiknya ke Ciamis, Jawa Barat, akibat situasi itu.

Advertisement

"Saya sudah masukin koper ke mobil dan istri sama putri saya sudah siap berangkat malam ini, tapi terpaksa dipending dulu sampai situasi normal. Takut air masuk ke rumah karena prabotan belum dinaikin ke tempat aman," katanya.

Menurut dia, air di sejumlah jalan lingkungan kawasan setempat mencapai ketinggian sekitar 5-10 centimeter.

Situasi yang sama terjadi di Perumahan Villa Nusa Indah Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Puteri, Kabupaten Bogor yang dilintasi Kali Cileungsi sebagai hulu dari Kali Bekasi.

Advertisement

"Status siaga 2. Kami tetap waspada dan terus berkoordinasi dengan petugas Bendung Kali Bekasi agar aliran bisa terus dibuka mengingat Kali Cikeas debitnya cukup tinggi," kata warga Villa Nusa Indah Dodi (36).

Menurut dia, peran Bendung Kali Bekasi sangat menentukan situasi debit di bagian hulu agar tidak meluap dan membanjiri pemukiman penduduk di sepanjang bantaran.

"Hari ini mayoritas warga Vila Nusa Indah sudah pulang kampung. Banyak rumah yang kosong," katanya.

Data yang dihimpun dari Komunitas Peduli Cileungsi Cikeas (KP2C) menyebutkan tinggi muka air Sungai Cileungsi pada pukul 19.34 WIB mencapai puncaknya, yakni sekitar 360 kubik per detik. Sementara tinggi muka air Sungai Cikeas pada pukul 22.00 WIB mencapai puncaknya yakni sekitar 228 kubik per detik.

Kedua aliran sungai itu bergabung di Kali Bekasi, tepatnya di Perumahan Pondok Gede Permai Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

"Pada pukul 22.00 WIB tinggi mukai air Kali Bekasi sudah mencapai 560 kubik per detik atau di atas situasi normal yakni 300 kubik per detik," kata anggota KP2C Puarman.

Baca juga:
Sudah 3 hari banjir di kawasan pesisir Bekasi tak kunjung surut
Ratusan rumah di Bekasi Utara terendam banjir luapan Kali Bekasi
Rahmat Effendi curhat nasib Bekasi sebagai kota di pinggir republik
Banjir di Perumahan Narogong Bekasi, remaja 15 tahun tewas kesetrum
Hujan deras guyur Bekasi, perumahan Narogong banjir 1 meter

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.