LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Air PDAM Gorontalo mengandung Arsenik, diklaim tetap aman

Kandungan arsenik di dalamnya diklaim jauh di bawah standar.

2016-07-02 18:01:29
PDAM
Advertisement

Air dihasilkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Gorontalo kabarnya mengandung arsenik. Arsenik adalah salah satu zat beracun yang dipakai buat membunuh pegiat hak asasi manusia, Munir.

Meski begitu, PDAM Kota Gorontalo meyakinkan air selama ini diproduksi aman dan layak dikonsumsi. Kepala Bagian Humas PDAM Kota Gorontalo, Riflan Kunu mengatakan, kandungan arsenik terdapat pada air PDAM berkisar 0,005, sedangkan standar nasional adalah 0,5.

"Kami memiliki datanya, dan itu masih layak dikonsumsi untuk mandi, sikat gigi maupun untuk diminum," kata Riflan, Sabtu (2/7).

Menurut Riflan, semua air memiliki kandungan arsenik maupun merkuri. Namun, dia menyatakan kandungan arsenik dalam air produksi PDAM Kota Gorontalo masih di bawah standar.

"Menurut Permenkes Nomor 82 tahun 2001, batas kadar arsenik yaitu 0,05," ucap Riflan.

Riflan menambahkan, saat dilakukan uji coba oleh Dinas Kesehatan, sampel air diambil dari 24 lokasi.

"Lokasi pengambilan sampel air adalah di lokasi instalasi PDAM, dan kami juga memiliki laboratorium untuk pengujian air sebelum dikelola," ujar Riflan, seperti dilansir dari Antara.

Riflan melanjutkan, pihaknya telah melakukan penelitian sampel air di tiga laboratorium.

"Tiga laboratorium tersebut adalah Water Laboratorium Nusantara (WLN), Balai Teknik Kesehatan Manado, dan Dinas Kesehatan Kota Gorontalo," sambung Riflan.

PDAM Kota Gorontalo menggunakan dua sumber air, yaitu Sungai Bone dan Sungai Bulango.

"Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) kita ada di Kabila untuk IPA induk, kemudian di Botu yang menggunakan air dari Sungai Bone, dan Bulotadaa menggunakan air Sungai Bulango," tutup Riflan.(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.