LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Air Laut Surut, Warga Lampung Timur Panik & Mengungsi

Ribuan warga pesisir pantai Timur Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung panik dan mengungsi menyusul informasi air laut di pantai daerah setempat surut, Senin (24/12) malam. Seperti diketahui, gelombang tsunami pada Sabtu lalu juga menerjang wilayah Lampung.

2018-12-25 06:36:30
Bandar Lampung
Advertisement

Ribuan warga pesisir pantai Timur Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung panik dan mengungsi menyusul informasi air laut di pantai daerah setempat surut, Senin (24/12) malam. Seperti diketahui, gelombang tsunami pada Sabtu lalu juga menerjang wilayah Lampung.

"Ribuan orang malam ini ngungsi karena ada kabar akan ada tsunami, karena air lautnya surut," kata Darmanto, warga Desa Sriminosari Kecamatan Labuhan Maringgai, dilansir Antara, Selasa (25/12) dini hari.

Saiun, warga Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai juga mengabarkan hal yang sama. "Iya pada ngungsi, warga ketakutan," ujarnya.

Advertisement

Warga meminta BMKG segera memberikan informasi terkait isu tsunami. Sebab ribuan warga di daerahnya mengungsi.

Umam, warga lainnnya saat dihubungi mengatakan sedang berada di tepi pantai Desa Margasari. Menurut dia, tidak terjadi apa-apa meskipun air laut memang surut.

"Memang surut tapi ini sering terjadi setiap malam, " kata Umam.

Advertisement

Sementara Bripka Koko Bhabinkantibmas Desa Margasari membenarkan mengungsinya ribuan warga.

"Benar tapi kita sedang beri imbauan agar tidak panik dan tetap waspada," kata dia.

Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan Dirgantoro menyatakan telah meminta jajarannya menenangkan warganya. Taufan juga mengatakan sedang menghubungi pihak BMKG Lampung untuk meminta informasi yang diperlukan sebagai rujukan memberi informasi yang benar kepada masyarakat.

"Kami sedang berusaha mencari informasi dari BMKG Bandarlampung, dan kami sudah minta kapolsek mengimbau warga tidak panik namun waspada," katanya.

Seperti diketahui, Sabtu malam lalu gelombang tsunami menerjang kawasan Lampung dan Banten. Akibatnya, 300 lebih warga meninggal dunia.

Baca juga:
Cerita Pilu Mahasiswi Dihantam Tsunami Banten: Ya Allah Ampuni Dosa-dosa Dhian
Enam Tahun Lalu Buku Ini Sudah Prediksi Anak Krakatau Bisa Picu Tsunami Selat Sunda
Posko Kesehatan Tsunami di Pandeglang, Pasien Mengeluh Batuk & Pilek
Finalis Abang None Jakarta Timur Tya Dwi Ardianti Jadi Korban Tsunami Anyer
Tsunami Banten, BNPB Tetapkan Masa Tanggap Darurat di Pandeglang 14 Hari
Jelang Tsunami, Seismograf di Pulau Anak Krakatau Sempat Rusak
Polres Pandeglang Identifikasi Kendaraan Korban Tsunami Banten

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.