Air dan Tanah dari 7 Kabupaten di NTT Dibawa ke IKN Nusantara
Presiden Joko Widodo atau Jokowi memerintahkan seluruh gubernur di Indonesia membawa air dan tanah dari daerahnya masing-masing ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur. Melaksanakan perintah itu, tujuh kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menyerahkannya kepada Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi memerintahkan seluruh gubernur di Indonesia membawa air dan tanah dari daerahnya masing-masing ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur. Melaksanakan perintah itu, tujuh kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menyerahkannya kepada Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat, Jumat (11/3).
Kabupaten yang menyerahkan tanah dan air untuk dibawa ke IKN Nusantara yakni: Belu, Sabu Raijua, Rote Ndao, Sumba Tengah, Flores Timur, Alor dan Kabupaten Lembata. Penyerahan digelar melalui prosesi adat. Air dan tanah dimasukkan ke dalam guci kecil. Lima pemuka agama di NTT mendoakan acara itu.
Air dan tanah yang telah disimpan ke dalam guci berbeda kemudian dibawa Viktor dan Wakil Gubernur Josef Nae Soi bersama para bupati dan tokoh adat ke ruang kerja gubernur.
Perintah Presiden
Viktor mengatakan, Presiden Joko Widodo memerintahkan seluruh gubernur di Indonesia untuk membawa air dan tanah, termasuk NTT.
Dia menegaskan, tanah diambil dari tiga pulau besar di NTT, seperti Timor, Sumba dan Flores. Sementara air diambil dari pulau kecil, yakni: Rote Ndao, Alor, Lembata dan Sabu Raijua.
"Ini sebagai satu kesatuan dan sebagai simbol bahwa air dan tanah dari Nusa Tenggara Timur itu dianggap cukup untuk satu kesatuan Flobamorata," jelasnya.
Viktor memaparkan, dia akan membawa air dan tanah itu ke IKN Nusantara di Kalimantan Timur pada Senin (14/3) mendatang. Semuanya akan disatukan dengan air dan tanah dari seluruh Indonesia.
"Kita senang IKN Nusantara di Kalimantan Timur, karena yang pertama tidak macet, kedua terjadinya perpindahan kekuasaan begitu besar dari Jakarta ke Pulau Kalimantan yang sangat strategis. Yang ketiga, tidak ada gempa dan sangat baik untuk pembenahan kota. Ini sebuah kebijakan hebat dan keberanian luar biasa dari Bapak Presiden Joko Widodo," tutup Viktor.
(mdk/yan)