LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ahok ungkap alasan kehadiran Megawati saat pelantikannya

Saat dilantik oleh Jokowi, Megawati hadir untuk menyaksikan dirinya menjadi gubernur DKI Jakarta.

2014-11-21 04:38:00
Ahok
Advertisement

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati menghadiri pelantikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta. Kehadiran Megawati di Istana Negara saat itu karena permintaan Ahok.

Ahok mengatakan, sengaja mengundang istri almarhum Taufik Kiemas untuk hadir dalam pelantikannya. "Saya yang undang beliau datang," ungkapnya di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Kamis (20/11).

Dia sempat bingung mengapa kehadiran Presiden Indonesia kelima ini dipertanyakan. Menurutnya, kedatangan ini untuk menghormati Megawati sebagai mantan presiden, undangan pun disampaikan karena Ahok merasa sudah memiliki kedekatan.

"Kenapa enggak boleh undang (Mega)? Beliau kan Presiden, aku juga teman dekat dan teman makannya bu Mega," ungkapnya sambil tertawa.

Sebelumnya, Ahok mengungkapkan, pasti akan mendapatkan dukungan dari PDI Perjuangan saat Pilgub mendatang. Karena Ahok memiliki kedekatan dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Sebagaimana kedekatan Rini Soemarno yang akhirnya menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Kalau kita kerja bagus pasti Bu Mega akan calonkan saya lagi. Saya sih bukan orang PDIP, tapi saya orangnya Bu Mega. Bu Rini juga bukan orang PDIP kan, BFF (best friend forever)," terangnya di Balai Kota DKI Jakarta.

Walaupun tidak separtai, mantan Bupati Belitung Timur ini mengaku memiliki ideologi yang sama dengan Megawati. "Saya ideologi marhaen, marhaenis," tegasnya.

Dia menambahkan, Megawati adalah pemimpin yang selalu menempatkan orang pada tempatnya. Sehingga ketika mencalonkan Gubernur DKI Jakarta akan diambil pemimpin dari daerah lain, sebagaimana Joko Widodo yang saat itu menjadi Wali Kota Solo.

"Bu mega itu lebih suka mencalonkan kepala daerah Jakarta itu dari kepala daerah yang ada di seluruh Indonesia. Jadi kader terbaik yang mau dicalonkan, kelihatannya seperti itu. Kan saya jadi Ahok, tuan rumah ibu kota," tutup Ahok.

Baca juga:
Agan Harahap, orang di balik foto akrab Habib Rizieq dan Ahok
Dulu dilantik bersama, Jokowi kini lantik Ahok
Ahok curhat ke JK: Blusukan capek, haus, enggak ada minum dingin
Ahok sudah dilantik, politikus KMP masih ribut sendiri
Basuri mengaku terpaksa hadiri pelantikan Ahok
Ahok sering dinasihati ibunya agar tak galak
Keakraban Jokowi dan Ahok usai pelantikan Gubernur DKI di Istana

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.