Ahok: Indonesia ini disayang Tuhan
Bagi Ahok, bukti kecintaan Tuhan terhadap Indonesia terlihat jelas dari perjalanan bangsa ini.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh 1 Oktober hari ini merupakan bukti Indonesia disayang Tuhan. Sebab, kata Ahok, siapa pun yang ingin mengganti ideologi Pancasila pasti gagal.
"Masyarakat harus memaknai bahwa benar benar Indonesia ini disayang Tuhan. Itu yang penting. Di tengah hiruk pikuk politik atau apapun, kita harus percaya bahwa Tuhan masih pegang kendali dan Indonesia adalah negara yang Tuhan sangat sayang," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/10).
Rasa sayang Tuhan kepada Indonesia dapat dilihat dari tetap berdirinya negara ini meski sempat coba dikudeta. Tak hanya itu, Ahok yakin dengan kecintaan Tuhan pula, niat-niat untuk mengubah ideologi Pancasila pasti gagal.
"Jadi siapapun enggak bisa mengganggu, siapapun enggak bisa kudeta. Siapapun berpikir bisa mengubah, mengganti ideologi Pancasila pasti gagal. Kenapa? Karena berhadapan dengan Tuhan. Itu yang masyarakat harus sadari. Enggak usah galau," tandasnya.
Ahok melanjutkan, bukti kecintaan Tuhan terhadap Indonesia terlihat jelas dari perjalanan bangsa ini. Dari berbagai suku bangsa, etnis dan kepercayaan yang beraneka ragam membuat negeri ini menjadi model pluralisme bagi dunia.
"Kita sudah buktikan dengan sejarah. Tuhan ciptakan dunia bersuku-suku bangsa, etnis, kepercayaan. Indonesia adalah model. Saya kira semua ajaran agama sama. Saya kira Tuhan ingin ada satu bangsa menjadi model tentang nilai-nilai yang ingin Tuhan tunjukkan ke manusia seperti apa. Indonesia menerapkan dengan baik dengan Pancasila," tutupnya.
Baca juga:
SBY hadiri peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya
Lagu SBY berkumandang usai upacara Hari Kesaktian Pancasila
SBY dan Jokowi ikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila
Ada pelantikan DPR dan upacara, hindari Senayan dan Lubang Buaya
Ikuti upacara di Lubang Buaya, puluhan pelajar pingsan