Ahmadiyah: Aksi terorisme tidak ada hubungannya dengan agama
Ahmadiyah, lanjut Yendra, meminta agar teroris diberikan pemahanan yang benar agar jalan hidupnya berubah. "Namun jika gagal, maka perangilah kejahatan sampai perdamaian terwujud dengan tetap mengutamakan sikap adil," kecamnya.
Jemaat Ahmadiyah mengutuk aksi terorisme di tiga gereja di Surabaya. Mereka mengungkap teroris adalah musuh perdamaian dan tidak ada hubungannya dengan agama.
"Teroris mungkin menggunakan label agama atau politik, tetapi mereka tidak ada hubungannya dengan agama. Mereka adalah musuh perdamaian. Mereka harus diperangi di setiap tingkat seperti yang dianjurkan oleh Islam, agama damai," ujar Juru Bicara Jemaat Ahmadiyah, Yendra Budiana dalam keterangannya, Minggu (13/5).
Ahmadiyah, lanjut Yendra, meminta agar teroris diberikan pemahanan yang benar agar jalan hidupnya berubah. "Namun jika gagal, maka perangilah kejahatan sampai perdamaian terwujud dengan tetap mengutamakan sikap adil," kecamnya.
Ia pun mendukung upaya pemerintah menegakan hukum kepada siapapun pelaku teror yang anti toleransi, anti Pancasila dan UUD 1945. "Dan menjadi ancaman berbahaya bagi harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara."
Ahmadiyah juga mengajak para pemuka agama untuk bersama sama meningkatkan pendidikan moral umatnya sehinga menjadi umat yang adil, saling mencintai dan tidak mengganggu pihak manapun.
"Mengajak masyarakat mencegah sejak dini tindakan intoleransi sebagai akar dari terorisme."
Baca juga:
MUI minta MK tolak gugatan uji materi yang diajukan Ahmadiyah
Ini kata Mendagri soal e-KTP jemaah Ahmadiyah
Aksi donor kornea mata 3 ribu jemaah Ahmadiyah pecahkan rekor
Menag sebut masjid disegel karena sebarkan ajaran yang dilarang
Markas Ahmadiyah di Sawangan disegel untuk mencegah aksi anarkis