LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ahli Ingatkan Kebutuhan Vaksin Non-Covid-19 Anak Harus Tetap Dipenuhi

Dokter spesialis anak, Profesor Soedjatmiko menyarankan agar anak-anak menjalani vaksinasi Covid-19 dan non-Covid-19. Namun pelaksanaannya dianjurkan tidak dilakukan secara bersamaan.

2021-09-04 19:00:00
Vaksinasi Covid-19
Advertisement

Dokter spesialis anak, Profesor Soedjatmiko menyarankan agar anak-anak menjalani vaksinasi Covid-19 dan non-Covid-19. Namun pelaksanaannya dianjurkan tidak dilakukan secara bersamaan.

"Jadi memang sebaiknya dipisah. Kalau misalnya ada keluhan (efek samping), kita tahu ini karena vaksin covid misalnya atau vaksin campak rubela atau DPT atau yang lainnya," ucap Soedjatmiko dalam webinar, Sabtu (4/9).

Dia mengatakan, jika kondisi anak terlebih dahulu mendapat vaksin non-Covid-19, maka jarak untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 dosis pertama yaitu satu bulan.

Advertisement

"Sekarang vaksin DPT-nya dulu atau rubelanya atau influenza, tapi jaraknya 1 bulan (untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19)," tuturnya.

Sementara itu, anak yang merupakan penyintas Covid baru dapat disuntik vaksin Covid setelah tiga bulan.

Guru Besar FKUI sekaligus anggota Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) itu juga menegaskan anak dapat menerima vaksin Covid-19 kendati memiliki komorbid, dengan syarat komorbid dalam kondisi stabil.

Advertisement

"Komorbid yang stabil itu boleh," tandasnya.

"Sindrom Down, thalassemia tapi dia tidak ada demam batuk pilek, ada kelainan jantung tapi tidak sesak, dia minum obat teratur, boleh (divaksin covid)," jelasnya.

Dia pun mengingatkan para orang tua agar tidak perlu khawatir berlebih dengan efek samping vaksin covid terhadap anak-anak. Jika anak-anak belum mendapatkan vaksin karena belum mencapai usia yang diizinkan mendapatkan vaksin Covid-19, tugas utama para orang tua adalah memastikan anak menjalankan protokol kesehatan, khususnya mengenakan masker dengan benar.

Baca juga:
Kemenkes Minta Posyandu Tetap Gelar Imunisasi Balita Saat Pandemi
Pentingnya Imunisasi bagi Anak, Lindungi Buah Hati dari Penyakit Menular
Surveilans Fokus pada Covid-19, IDAI Ingatkan Risiko KLB Campak
IDI Minta Orang Tua Lengkapi Imunisasi Anak Cegah Tertular Virus Saat di Sekolah
Jangan Abaikan Imunisasi Rutin Anak Meski Ada Pandemi COVID-19
Menkes Ungkap Imunisasi Anak di Puskesmas Selama Pandemi Turun Drastis

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.