Adnan Buyung di mata JK: Sosok yang kukuh perjuangkan HAM
Pada Jumat 18 September, Buyung yang berusia 81 tahun mengalami muntah-muntah sehingga dirawat di ruang ICCU.
Praktisi Hukum, Adnan Buyung Nasution, meninggal dunia tadi pagi setelah sepekan lebih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI). Wakil Presiden, Jusuf Kalla, sudah mendengar kabar duka itu meski dirinya dalam perjalanan menuju New York hari ini.
"Menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya Bapak Adnan Buyung Nasution," kata JK, sapaannya, dalam pesan singkat yang diterima merdeka.com, Rabu (23/9).
JK mengaku sangat mengenal baik sosok Adnan Buyung. Baginya, Adnan Buyung adalah sosok yang gigih memperjuangkan tegaknya hukum, HAM dan demokrasi.
"Semoga almarhum khusnul khotimah. Bang Buyung adalah sosok yang kukuh memperjuangkan tegaknya hukum, HAM dan demokrasi," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Adnan dirawat sejak Senin 14 September lalu. Pada Jumat 18 September, Buyung yang berusia 81 tahun mengalami muntah-muntah sehingga dirawat di ruang ICCU. Pengacara senior ini juga punya riwayat gangguan pada jantung.
Baca juga:
Adnan Buyung sebut menteri di Indonesia cuma jadi yes man
Ini sepak terjang Adnan Buyung dalam dunia hukum Indonesia
Praktisi hukum Adnan Buyung meninggal dunia