LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ada Temuan 25 Orang Positif Covid-19, PTM Salah Satu SD di Bantul Ditutup Sementara

Dari tracing diketahui ada tambahan orang yang tertular Covid-19 di SD tersebut. Yaitu 3 orang guru dan 2 mahasiswa PPL. Total ditracing pertama ini ada 8 orang yang positif Covid-19.

2021-11-11 06:30:00
Belajar Tatap Muka
Advertisement

Kasus penularan Covid-19 di salah satu SD di Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul terus meluas. Berdasarkan data terbaru ada 25 orang yang dinyatakan positif Covid-19 dari penularan di SD tersebut.

Panewu (Camat) Kasihan, Bantul Subarta mengatakan jika awal mula penularan berasal dari salah seorang guru yang mengajar di SD tersebut. Guru itu, kata Subarta tertular dari orang tuanya.

"Dari guru itu kemudian dilakukan tracing ke 85 orang di lingkungan sekolah. Ke 85 orang ini terdiri dari 18 guru, 63 siswa dan 4 mahasiswa PPL," kata Subarta saat dihubungi wartawan, Rabu (10/11).

Advertisement

Dari tracing diketahui ada tambahan orang yang tertular Covid-19 di SD tersebut. Yaitu 3 orang guru dan 2 mahasiswa PPL. Total ditracing pertama ini ada 8 orang yang positif Covid-19.

Kemudian dilakukan tracing pada kontak erat ke 8 orang tersebut. Dari tracing di lingkungan sekolah ini ada tambahan 8 orang lagi yang tertular Covid-19.

"Tracing ketiga ada tambahan 9 orang yang positif. 9 ini terdiri dari 2 siswa SD tersebut sedangkan sisanya dari orang tua maupun teman dari murid SD yang positif," tutur Subarta.

Advertisement

Subarta menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan tracing terhadap kontak erat para pasien positif Covid-19. Harapannya bisa segera meminimalisir penularan Covid-19 yang berasal dari penularan di SD itu.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bantul Isdarmoko mengatakan bahwa pihaknya untuk sementara waktu menghentikan pendidikan tatap muka (PTM) di sekolah tersebut.

"Sejak Jumat pekan kemarin kita nyatakan ditutup (PTM di SD tersebut). Saat ini dilanjut dengan pendidikan jarak jauh (PJJ) lagi selama dua minggu ke depan," tutur Isdarmoko.

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.