Ada kelainan di jasad korban duel ala gladiator, diduga akibat kekerasan
Ada kelainan di jasad korban duel ala gladiator, diduga akibat kekerasan. Spesialis Forensik Dokter Kesehatan (Dokes) Polda Jawa Barat Komisaris Polisi Ihsan Wahyudi mengatakan, kelainan tersebut diduga akibat kekerasan.
Tim forensik Polda Jawa Barat melakukan autopsi terhadap jasad Hilarius (15), Selasa (19/9). Polisi menemukan kelainan di beberapa organ dalam jasad Hilarius dalam autopsi tersebut.
Spesialis Forensik Dokter Kesehatan (Dokes) Polda Jawa Barat Komisaris Polisi Ihsan Wahyudi mengatakan, kelainan tersebut diduga akibat kekerasan.
"Beberapa organ dalam yang kita jumpai ada kelainan. Mungkin akibat kekerasan," ucap Ihsan.
Ihsan menambahkan, kondisi jasad korban sebagian juga tidak mengalami pembusukan. Menurut Ihsan, hal itu sangat membantu polisi dalam mengungkap penyebab kematian korban.
"Kita jumpai pembusukan yang terhambat. Ada beberapa bagian tubuh yang masih bagus, kemungkinan jenazah ini diformalin. Jadi kita terbantu," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Polresta Bogor Kota Ajun Komisaris Besar Ulung Sampurna Jaya mengungkapkan, autopsi terhadap jasad Hilarius dilakukan untuk memudahkan polisi mencari penyebab kematiannya.
Ulung mengatakan, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus kematian Hilarius. Menurut dia, sejauh ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.
"Untuk tersangka sudah kita dalami, tinggal tunggu aja. Saya imbau kepada saksi-saksi yang lain agar kooperatif, daripada kami nanti yang menjemput," pungkasnya.
Baca juga:
Bongkar makam, polisi cari bukti baru kematian Hilarius
Keluarga saksikan makam Hilarius korban duel ala gladiator dibongkar
Makam Hilarius korban pertarungan ala gladiator dibongkar polisi