LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Abraham Samad sebut banyak kasus penyerangan pegawai KPK tak terungkap

Samad mengatakan, tidak terungkapnya kasus penyiraman air keras ini akan mempersulit kinerja KPK. Sebab tak menutup kemungkinan penyidik lembaga antirasuah lainnya akan mendapatkan perlakuan sama.

2017-11-01 17:43:06
Abraham Samad
Advertisement

Mantan Ketua KPK Abraham Samad mendesak agar segera dibentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang independent dalam kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Sebab, dia khawatir kasus yang menyerang penyidik senior KPK ini tidak akan terungkap.

Samad mengatakan, tidak terungkapnya kasus penyiraman air keras ini akan mempersulit kinerja KPK. Sebab tak menutup kemungkinan penyidik lembaga antirasuah lainnya akan mendapatkan perlakuan sama.

"Yang paling berbahaya kalau kasus ini tidak bisa diungkap maka tidak menutup kemungkinan kasus ini bisa berulang kepada pegawai KPK lainnya, bahkan kepada komisioner pimpinnya, itu tidak menutup kemungkinan kalau ini tidak terungkap," ungkapnya di Kampus UIN Jakarta, Rabu (1/11).

"Sudah banyak contohnya, kenapa kasus novel bisa terjadi, karena kasus sebelumnya tidak pernah terungkap, misalnya dulu pernah ada penyerangan aktivis ICW, itu kan enggak pernah terungkap sampai sekarang," sambung Samad.

Dia mengungkapkan, ada kasus lain yang menimpa penyidik KPK sebelum Novel Baswedan. Bahkan, serangan dari orang yang tidak dikenal tersebut tidak pernah terungkap siapa pelakunya.

"Akhirnya apa? Karena kasus-kasus sebelumnya tidak pernah diungkap maka terjadi berulang, siapa yang kena? Novel. Oleh karena itu, kalau kita tidak berhasil mengungkap kasus Novel seperti kasus yang lalu-lalu, maka saya khawatir kasus ini akan berulang kepada pegawai KPK-KPK yang ada atau bahkan pimpinan KPK. Bahkan bisa berimbas kepada aktivis antikorupsi, itu yang saya khawatirkan," tegasnya.

Makanya dari pelajaran kasus-kasus sebelumnya tim ini sangat dibutuhkan untuk mengungkap siapa pelaku penyiraman Novel. "Jalan yang paling bijak menurut saya membentuk suatu tim independen, tim gabungan pencari fakta itu yang paling ideal," tutup Samad.

Baca juga:
Tabir gelap kasus Novel Baswedan
Taufik Kurniawan tak masalah pembentukan TGPF kasus penyiraman Novel
Ungkap kasus penyiraman Novel, Abraham Samad desak pembentukan TGPF
Kabareskrim akui sulit ungkap kasus penyiraman air keras Novel Baswedan
Duga ada kejanggalan, Fadli Zon dukung pembentukan TGPF kasus Novel
Kasus Novel dinilai jadi pintu masuk gerakan anti korupsi

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.