Abraham Samad minta KPK pecat pegawai yang tak jaga independensi
Dia menjelaskan, saat ini masalah terberat KPK ialah dualisme pegawai internal KPK yang tak kompak. Hal tersebut dapat membuat KPK menjadi lemah untuk menuntaskan kasus korupsi.
Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad meminta lembaga antirasuah memberhentikan pegawai yang tak menjaga independensinya dalam memberantas korupsi. Hal itu guna menjaga kelancaran penyidik ketika mengusut suatu kasus.
"Kalau ada yang loyalitasnya kepada institusi awal dan melakukan pelanggaran-pelanggaran itu harus diberhentikan, supaya tidak mengganggu kinerja teman-teman yang betul-betul serius memberantas korupsi di KPK, harusnya begitu," katanya di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (31/10).
Dia menjelaskan, saat ini masalah terberat KPK ialah dualisme pegawai internal KPK yang tak kompak. Hal tersebut dapat membuat KPK menjadi lemah untuk menuntaskan kasus korupsi.
"Jadi problem terbesar yang dihadapi KPK itu adalah perlawanan dari koruptor. Kemudian juga ada yang lebih berbahaya lagi perlawanan yang dari dalam, itu yang sangat berbahaya sekali," tuturnya.
Oleh karena itu, dia mengatakan, hal yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah tersebut ialah rasa soliditas seluruh pejabat KPK berserta para pimpinannya.
"Tanpa adanya soliditas ini akan memperlemah daya gempur dan daya juang KPK dalam memberantas korupsi," papar Abraham.(mdk/fik)