LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Abraham ingin tetap di KPK agar bisa tangkap menteri & presiden

"Kalau saya jadi menteri siapa yang menangkap menteri atau presiden kalau bersalah," ujar Abraham, di UNS Solo.

2014-08-14 11:03:24
Abraham Samad
Advertisement

Jokowi Center melakukan survei Kabinet Alternatif Usulan Rakyat (KAUR) untuk pemerintahan presiden terpilih Joko Widodo ( Jokowi ) ke depan. Dalam hasil poling yang telah dilakukan, Jokowi Center memberikan kesempatan kepada masyarakat bisa mengusulkan pilihannya sendiri pada sosok yang disukai untuk mengisi posisi di kementerian.

Salah satu poling kementerian dalam rilis Jokowi Center yang diterima merdeka.com, Rabu (13/8), Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) Abraham Samad menjadi sosok yang paling banyak dipilih untuk menjadi Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Saat ditanyakan tentang hal tersebut Abraham menegaskan, akan berkonsentrasi dengan tugasnya saat ini sebagai ketua KPK . Menurutnya masih banyak tokoh lain yang pantas mengemban tugas sebagai menteri.

"Kompetensi saya bukan di Mendagri. Biarkanlah Abraham jadi Ketua KPK supaya bisa menangkap menteri atau presiden. Kalau saya jadi menteri siapa yang menangkap menteri atau presiden kalau bersalah," ujar Abraham, di UNS Solo, Kamis (14/8).

Soal jabatan menteri Abraham mengaku tak ingin berandai-andai. "Yang jelas saya ingin berkonsentrasi menyelesaikan tugas saya sampai 17 Desember tahun 2015. Masih banyak orang lain," pungkasnya.

Selain masuk ke dalam bursa poling calon Mendagri, nama Abraham Samad juga dipilih masyarakat untuk menjadi Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM). Sayangnya, Abraham justru malah menempati posisi paling buncit dengan presentase 5810 (5%). Abraham kalah jauh dengan pilihan favorit calon Mendagri, yakni Saldi Isra, dengan presentase 30160 (28%).

Survei calon menteri kabinet Jokowi ini dimulai sejak 24 Juli 2014 hingga 10 Agustus 2014. Jumlah entri poling yang masuk mencapai angka 109.075 partisipan. Angka ini tidak termasuk jumlah partisipan yang memberikan suara ganda.

Baca juga:
Menteri-menteri SBY ini masih moncer di poling kabinet Jokowi
Para kepala daerah ini muncul di poling kabinet Jokowi Center
Poling Jokowi Center, Faisal Basri calon Menpera & Menteri PPN
Poling Jokowi Center, masyarakat suka Risma jadi Menpan RB
Poling Jokowi Center, Mira Lesmana calon kuat Menparekraf

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.