Aa Gym ingatkan semua orang, jaga tutur kata biar tak jadi masalah
Semua pihak harus mengambil pelajaran berharga dari peristiwa ini. Sehingga kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi lebih baik di masa mendatang. Aa Gym juga berharap tidak ada lagi kejadian serupa. Sebab, persoalan agama terlalu sensitif.
Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhiid K.H. Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym ikut memberikan tausiyah dalam aksi damai 2 Desember di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (2/12). Usai tausiyah Aa Gym mengatakan, sejumlah peristiwa yang terjadi di Indonesia dalam sebulan terakhir harus diambil hikmahnya. Semua masyarakat harus melihat dengan jernih tanpa emosional.
Menurut Aa Gym, yang terpenting dari semua peristiwa ini adalah mengevaluasi diri agar lebih baik. Aa Gym juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga tutur kata. "Evaluasi diri masing-masing. Siapa sih kita, kita harus jadi lebih baik. Kalau omongan tidak terjaga, hidup ini bisa jadi sumber masalah," ujar Aa Gym.
Semua pihak harus mengambil pelajaran berharga dari peristiwa ini. Sehingga kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi lebih baik di masa mendatang. Aa Gym juga berharap tidak ada lagi kejadian serupa. Sebab, persoalan agama terlalu sensitif.
"Mudah-mudahan kita jadi sadar ketidakadilan atau kekurangtidakadilan akan menimbulkan masalah yang cukup besar. Apalagi untuk hal sepenting ini. Kalau orang sifatnya menyentuh Allah, rasul dan agama pasti akan tergerak hatinya," imbuhnya.
Baca juga:
Dompet Dhuafa buka layanan pijat gratis di lokasi demo 2 Desember
Cerita pemijat gratis di tengah massa aksi bela Islam jilid III
Zulkifli minta tak ada demo di Gedung MPR/DPR agar tak salah paham
Manfaatkan aksi 2 Desember, PKL naikkan harga dagangan
FPI & polisi militer TNI AD tangkap pria acungkan golok di Monas
Habib Rizieq beri kaligrafi surat Al Maidah 51 ke Kapolri Tito