LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

93 Orang Mendaftar Calon Pimpinan KPK, Paling Banyak Dosen

Menurutnya, mayoritas pendaftar adalah mereka yang berprofesi sebagai dosen dan advokat. Jumlahnya, ada 22 orang dosen dan 20 orang advokat. Sisanya adalah mereka yang berprofesi sebagai dokter, perpajakan, polisi, pensiunan jaksa, dan keuangan.

2019-07-01 19:37:59
Capim KPK
Advertisement

Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK (Pansel KPK), Yenti Garnasih mengatakan, sejauh ini sudah ada 93 nama yang mencalonkan diri sebagai calon ketua KPK periode 2019-2023.

"Kita juga ke beberapa lembaga mengundang, siapa tahu akan mendaftar. Masih ada 3 hari (tersisa). Sudah 93 orang mendaftar, jadi cepat sekali hari-hari akhir banyak yang mendaftar," katanya di Kantor BNPT, Jakarta, Senin (1/7).

Menurutnya, mayoritas pendaftar adalah mereka yang berprofesi sebagai dosen dan advokat. Jumlahnya, ada 22 orang dosen dan 20 orang advokat. Sisanya adalah mereka yang berprofesi sebagai dokter, perpajakan, polisi, pensiunan jaksa, dan keuangan.

Advertisement

Yenti mengungkapkan, pihaknya juga akan mempertimbangkan untuk memperpanjang pendaftaran.

"Kita akan lihat (bila diperpanjang). Namun, kita tidak hanya melihat kuantitas, kalau dari kualitas sudah cukup (maka) tidak diperpanjang, itu gunanya kita akan update," jelasnya.

Sementara itu, anggota Pansel KPK, Hendardi menambahkan, pihaknya juga bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk menentukan kriteria calon pemimpin yang terhindar dari paham radikalisme.

Advertisement

Menurutnya, pihaknya dengan BNPT akan mengkategorikan hal apa saja yang membuat seorang calon pemimpin KPK pantas untuk dipilih.

"Beberapa hal antara lain adalah bahwa (calon) itu tidak terlibat pada organisasi teroris, (mau) mengganti ideologi Pancasila dan juga ingin mengganti negara dengan agama tertentu," terangnya.

Meski begitu, Hendardi menegaskan, paham radikalisme bukan satu-satunya permasalahan yang harus diperhatikan.

"(Radikalisme) ini salah satu isu saja dari berbagai indikator penting lainnya. Antara lain adalah integritas, track record, kemudian kapabilitas dan independensi dari para calon," tutupnya.

Reporter: Ratu Annisaa Suryasumirat
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:false
Bentuk Tim Pengawalan, Wadah Pegawai Ingin Pimpinan KPK Independen
Sudah 72 Orang Daftar Capim KPK, Paling Banyak Dosen dan Pengacara
Pati Polri Dipastikan Ikut Seleksi Capim KPK Akan Diumumkan Awal Juli
Antasari Bicara Sosok yang Ideal untuk Isi Jabatan Pimpinan KPK
Kapolri Tak Bakal Rekomendasikan Jenderal Bermasalah Jadi Capim KPK
Kapolri Tak Batasi Jumlah Jenderal Polisi Daftar Capim KPK

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.