LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

9 Dekan nyatakan mosi tak percaya kepada rektor UI

Aksi ini terkait pemecatan sejumlah dekan oleh rektor beberapa waktu lalu.

2012-08-03 17:47:29
UI
Advertisement

Sembilan dekan Universitas Indonesia (UI) hari ini resmi menyatakan mosi tidak percaya kepada Rektor Gumilar Rusliwa Somantri. Dari sembilan yang tercatat dalam surat mosi, hanya tiga orang dekan yang hadir dalam keterangan pers yang digelar di Fakultas Teknik (FT) UI, Depok, Jawa Barat, Jumat (3/8).

Ketiga dekan tersebut yakni Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Bambang Irawan, Dekan Fakultas Teknik (FT) Bambang Sugiarto dan Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Ratna Sitompul. Aksi ini terkait pemecatan sejumlah dekan oleh rektor.

Dalam keterangan persnya, Ratna Sitompul mengatakan, pemberhentian tugas para dekan adalah terkait dua butir saran dari Majelis Wali Amanat UI kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang meminta rektor untuk segera melakukan pemilihan dekan baru dengan tata cara yang berlaku di Universitas.

"Bukannya memberi arahan untuk menjabarkan langkah pemilihan dekan di masing-masing fakultas, rektor malah mengeluarkan SK pemberhentian dekan," terang Ratna dalam keterangan persnya di FT UI Depok, Jawa Barat Jumat (3/8).

Ratna menilai langkah yang diambil rektor merupakan interpretasi yang salah atas butir dua dari surat MWA kepada mendikbud. Jadi, lanjut dia, para dekan yang diberhentikan mempertanyakan dan meragukan relevansinya terhadap saran MWA kepada mendikbud.

Sementara itu, Bambang Irawan mengatakan, walaupun ada beda pendapat terkait pemecatan sembilan dekan, dia mengatakan bahwa perkuliahan tetap berjalan seperti biasa. Bahkan dirinya mengharapkan proses belajar mengajar tidak terganggu akibat hal ini.

"Kisruh kayak gini, keadaan di fakultas berjalan seperti biasa. Saya berharap proses belajar mengajar tidak terganggu," kata Bambang Irawan.

Bambang menilai kasus ini merupakan pelajaran yang mahal ke depan. "Agar UI mendapatkan pemimpin yang bisa membawa ui lebih maju lagi sehingga harapan masyarakat dapat terealisir," tandas Bambang.(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.