LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

87 Persen pelaku dan korban kekerasan seksual saling mengenal

Bukan hanya itu, faktor yang mempengaruhi anak melakukan tindak kekerasan seksual adalah pornografi. Tercatat 43 persen anak melakukan kekerasan seksual karena pornografi.

2017-11-30 17:36:56
Pelecehan seksual
Advertisement

Fenomena kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di Indonesia semakin meningkat. Data Susenas Badan Pusat Statistik tahun 2014 menunjukkan kurang lebih 74.283 orang anak menjadi korban kekerasan seksual. Hal yang lebih memprihatinkan, dalam kasus ini sebagian pelaku merupakan anak.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kebanyakan kasus kekerasan seksual pada anak merupakan orang dekat. Sebab mayoritas pelaku dan korban kekerasan seksual saling mengenal sebanyak 87 persen.

"Dari proses yang kita lakukan ternyata 87 persen itu saling mengenal, oleh karena itu kalau satu dilindungi, yang satu lainnya harus punya semangat untuk saling melindungi. Teman yang satu dengan teman yang lain. Orang tua yang satu dengan orang tua yang lain, Kemudian guru, semuanya harus ada pada posisi yang saling melindungi," ujarnya di Kementerian Sosial, Kamis (30/11).

Dia mengungkapkan, rata-rata pelakunya kekerasan seksual adalah anak berusia 16 tahun, sementara korbannya mulai umur 6 tahun. Di mana pelaku dan korban 55 persen adalah hidup bersama keluarga. Untuk itu, Khofifah berharap, peran orang tua menjadi penting untuk mengurangi tindak kekerasan.

"Jadi mohon kepada seluruh para orang tua dalam UU perlindungan anak, kewajiban pertama dan utama itu adalah orang tua untuk melindungi anak-anak mereka, itu ada di dalam UU perlindungan anak," katanya.

Bukan hanya itu, faktor yang mempengaruhi anak melakukan tindak kekerasan seksual adalah pornografi. Tercatat 43 persen anak melakukan kekerasan seksual karena pornografi.

Sementara itu, faktor lainnya ialah pengaruh teman 33 persen, pengaruh narkoba atau obat 11 persen, pengaruh historis pernah menjadi korban 10 persen dan pengaruh keluarga 10 persen. Akses terbesar melalui ponsel sebesar 28 persen, komputer 24 persen, gambar 18 persen, dan VCD 12 persen.

Baca juga:
Suami langsung kabur dari rumah usai ditanya istri alasan cabuli anak
Diculik dari sekolah, siswi SD dicabuli pengojek
Kakek berprofesi tukang parkir cabuli 3 bocah perempuan di Bogor
Ini penyiar seksi yang dilecehkan senator AS
Cabuli anak di bawah umur, Anjar dituntut 10 tahun penjara
Kepala SD di Malang cabuli 6 siswa di musala dan kamar mandi sekolah

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.