8.400 Pekerja di Kota Depok Bakal Terima BLT Rp 600 Ribu
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Depok, Manto Djorghi mengatakan ribuan pekerja yang memiliki gaji di bawah Rp 5 juta sudah didaftarkan sebagai penerima bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp 600 ribu. Bantuan tersebut nanti akan diterima pekerja melalui rekening masing-masing.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Depok, Manto Djorghi mengatakan ribuan pekerja yang memiliki gaji di bawah Rp 5 juta sudah didaftarkan sebagai penerima bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp 600 ribu. Bantuan tersebut nanti akan diterima pekerja melalui rekening masing-masing.
"Sudah didaftarkan sebanyak 8.400 pekerja untuk mendapatkan BLT Rp 600 ribu," kata Manto kepada wartawan, Rabu (26/8).
Dia merinci bahwa dari 8.400 pekerja tersebut, terdiri dari karyawan swasta dan pekerja di pemerintahan dengan status non-ASN.
"Yang bekerja di Pemkot Depok non-ASN kurang lebih 8.351 orang, sementara dari swasta sebanyak 49 orang terdiri dari 42 perusahaan," paparnya.
Manto menuturkan, yang dimaksud pekerja pemerintahan non-ASN antara lain pesapon (petugas penyapu jalanan) dan satgas banjir. Dikatakan dia bahwa mereka patut mendapat bantuan tersebut.
"Karena mereka memang layak, gajinya di bawah Rp 5 juta," ucapnya.
Bantuan tersebut rencananya diterima pada Kamis 27 Agustus 2020. Rencana diserahkan di Istana oleh Presiden RI.
"Saya dengar informasi dari kepala kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Depok, Insya Allah besok Pak Presiden langsung menyerahkan secara simbolik kepada perwakilan pekerja pukul 10.00 WIB di Istana," tutupnya.
(mdk/cob)