800 Pasukan TNI di Makassar hening cipta untuk korban heli di Poso
Hening cipta disusul pengibaran bendera setengah tiang.
Sebanyak 800 pasukan TNI dari seluruh Badan Pelaksana (Balak) di Kodam VII/Wirabuana mengheningkan cipta untuk mendoakan 13 korban jatuhnya pesawat helikopter jenis Helly Bell dengan kode 412 EP N No-HA-5171 di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu, (20/3) pukul 17.55 Wita kemarin.
Hening cipta ini dipimpin Kepala Staf Kodam (Kasdam) VII/Wirabuana, Brigjen TNI Supartodi dalam upacara bendera, Senin pagi, (21/3), Pukul 07.00 Wita di lapangan halaman belakang Kodam VII/Wirabuana.
"Upacara bendera Senin pagi ini kita rangkaian dengan hening cipta untuk untuk mendoakan korban helikopter yang jatuh di Poso. Kita doakan diampunkan dosanya, mendapat terbaik di sisi-nya. Juga tadi ada pengibaran bendera setengah tiang sebagai penghormatan terhadap prajurit yang gugur saat bertugas dalam operasi di Poso," kata Brigjen TNI Supartodi seraya menambahkan juga agar keluarga yang ditinggal bisa tabah menerima kejadian ini.
Kata Kasdam VII/Wirabuana ini, selain hening cipta disusul pengibaran bendera setengah tiang, selanjutnya akan dibuat pengajian berisi kegiatan yasinan.
Data sementara menyebutkan, pesawat helikopter yang naas ini adalah pesawat Helly Bell 412 EP No HA-5171. Selain memuat Danrem, Kolonel Inf Syaiful Anwar, juga memuat 12 orang lainnya yakni Kolonel Inf Ontang dari Badan Intelijen Negara (BIN), Kolonel Inf Herry dari Badan Isu Strategis (BAIS), Letkol Cpm Teddy ( Dan Denpom Palu, Mayor Fakih (Kapenrem), Kapten Yanto (Dokter Korem), Prada Kiki, Kapten Cpn Agung selaku pilot, Kapten Cpn Wirandi selaku co pilot, Letda Tito selaku co pilot, Sertu Bagus selaku mekanik, Serda Karmin selaku mekanik dan Pratu Bangkit selaku Avionic.
(mdk/rhm)