8 Mahasiswa aksi teatrikal di depan istana
Sebelumnya mereka berjalan kaki dari kampus UIN Syarif Hidayatullah Ciputat, Jakarta, sejak pukul 05.30 WIB ke istana.
8 Demonstran dari komite mahasiswa dan Pemuda Anti Kekerasan (kompak) tiba di depan Istana merdeka. Mereka berorsi menolak rencana kenaikan harga BBM subsidi.
Sebelumnya mereka berjalan kaki dari kampus UIN Syarif Hidayatullah Ciputat, Jakarta, sejak pukul 05.30 WIB menuju Istana Merdeka.
"Tujuan kita berjalan kaki adalah sebagai simbol kekecewaan kepala pemerintahan yang tidak peduli terhadap rakyat dan kurangnya perhatian pemerintah terhadap kedaulatan Migas," ujar ketua Kompak, Ade Wahyudin, saat berorasi di depan Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (3/3).
Para peserta yang memoles wajah, tangan dan kaki mereka dengan warna putih, langsung melakukan teatrikal dengan tidur sambil mengucapkan sumpah pemuda.
"Kita juga menuntut pemerintah agar memaksimalkan penggunaan energi merakyat, murah dan massal. Seperti tenaga air, angin, dan matahari," cetusnya.
Sekitar 1 menit melakukan orasi dan teatrikal, mereka kemudian bergerak kembali menuju ciputat.
"Ini merupakan rngkaian demo kemi keempat kali. Pertama depan kampus, dan sekarang di depan istana," ujar Ade.(mdk/war)