72 Pelajar di Medan keracunan nasi kuning
Nasi kuning itu dibuat pihak yayasan dan dibagikan kepada para siswa.
Sebanyak 72 siswa SD, SMP dan SMA Yayasan Pendidikan Haji Masri Jalan Namorambe, Karya Jaya, Deli Tua, mengalami keracunan. Setelah makan, para pelajar tersebut mengalami mual, pusing dan muntah-muntah setelah menyantap nasi kuning yang disantap di dalam sekolah.
Informasi yang dihimpun, nasi kuning itu dibuat pihak yayasan dan dibagikan kepada para siswa. Sekitar 5 hingga 10 menit setelah menyantap masakan itu, para siswa merasa pusing, mual dan muntah-muntah.
Puluhan siswa tersebut dilarikan ke ke RS Mitra Sejati, Jalan AH Nasution, Medan untuk mendapatkan perawatan. "Nasi itu dari pihak sekolah. Habis makan sekitar 5-10 menit, kami muntah dan terjatuh. Ada juga kawan yang mencret," kata salah seorang siswa, Denny Hidayatullah (12) di RS Mitra Sejati, Kamis (22/11).
Salah satu guru yang ditemui wartawan di Lantai IV RS Mitra Sejati memilih tidak banyak berkomentar. "Tak tahu penyebab keracunannya," ujar wanita yang tidak mau disebut namanya.
Supervisor RSU Mitra Sejati Porman Napitupulu memastikan, para siswa jatuh sakit akibat keracunan makanan. Diduga, mereka keracunan dari makanan yang dimakan di dalam sekolah.
"Semua 72 orang. Sebanyak 32 orang dirawat di Ruangan Boungevil di Lantai IV, 13 orang di Ruangan Flamboyan di Lantai IV, 8 orang di Ruangan Tulip di Lantai III, 12 orang di Ruangan Radiologi Lantai I, 3 orang di Ruangan Sakura Lantai II, dan 4 orang di Ruangan ICU Lantai II. Sudah ada yang bisa berjalan-jalan, sebagian lagi masih dirawat intensif," ungkapnya.(mdk/tyo)