72 Kabupaten/Kota Masuk Zona Oranye Selama 3 Bulan
Wiku meminta kepala daerah di 72 kabupaten dan kota tersebut segera mengambil langkah-langkah statregis terkait penanganan Covid-19. Harapannya, langkah tersebut membawa 72 kabupaten dan kota berpindah ke zona kuning atau hijau.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, mengatakan 72 kabupaten dan kota masuk zona oranye atau bersiko sedang terhadap Covid-19 selama tiga bulan berturut-turut. Menurutnya, ini sangat mengkhawatirkan.
"Hal ini tentu mengkhawartirkan. Zona risiko sedang bukan lah zona nyaman. Apabila penanganan Covid-19 di kota tersebut tidak berjalan baik maka terbuka kemungkinan daerah-daerah ini beralih ke risiko tinggi. Ini harus dihindari," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (8/12).
Wiku meminta kepala daerah di 72 kabupaten dan kota tersebut segera mengambil langkah-langkah statregis terkait penanganan Covid-19. Harapannya, langkah tersebut membawa 72 kabupaten dan kota berpindah ke zona kuning atau hijau.
"Sudah berbulan-bulan peta ini tidak berubah warna selalu didominansi oleh zona oranye risiko sedang. Ini bukan tempatnya merasa nyaman. Saya tekankan sekali lagi, zona risiko sedang bukan zona nyaman," tegasnya.
Dia menambahkan, pada pekan lalu, jumlah kabupaten dan kota yang berstatus zona oranye sebanyak 374. Pekan ini turun sedikit menjadi 371 kabupaten dan kota.
Penurunan juga terjadi pada kabupaten dan kota yang berstatus zona merah atau berisiko tinggi terhadap Covid-19. Pada pekan lalu, jumlah wilayah zona merah 50 kini turun menjadi 47 kabupaten dan kota.
"Zona yang tidak terdampak Covid-19 jumlahnya mengalami penurunan dari 9 kabupaten dan kota pada minggu lalu menjadi tinggal 6 kabupaten dan kota pada minggu ini," sambungnya.
Sementara wilayah yang tidak mencatat kasus baru Covid-19 tidak mengalami perubahan. Yakni tetap 6 kabupaten dan kota seperti pekan lalu.
Baca juga:
DPR Beberkan Sejumlah Strategi Antisipasi 'Panen' Kasus Covid-19 Usai Pilkada
Kasus Kematian Akibat Covid-19 Turun 10,3 Persen, Kesembuhan Naik 1,8 Persen
Data 30 November - 6 Desember: Kasus Covid-19 di Indonesia Naik 13,5 Persen
Pimpinan DPRD: Kondisi Wagub DKI Sudah Membaik
Satgas: Penularan Covid-19 Semakin Tidak Terkendali