LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

70 Tim koding di Bandung, lomba buat aplikasi lacak korban asap

Aplikasi untuk deteksi dini pemerintah agar gerak cepat mengevakuasi masyarakat korban kabut asap tak makin banyak.

2015-10-24 17:47:00
Kabut Asap
Advertisement

Komunitas Code4Nation kembali menggelar kompetisi software untuk kali kedua pada tahun ini. Bertajuk Hackaton Merdeka 2.0, sebanyak 70 tim turut berpartisipasi bersaing membuat aplikasi terbaik versi panitia. Para peserta kali ini diberi dua pilihan; menciptakan aplikasi soal data kependudukan dan lacak korban kabut asap.

Dipusatkan di Gedung IDeX Telkom, Jalan Gegerkalong Hilir, Kota Bandung lomba ini akan bergulir pada 24-25 Oktober 2015. Peserta yang hadir berasal dari kalangan mahasiswa maupun profesional.

"Event ini sebenarnya serentak digelar di 28 kota di Indonesia. Yang pesertanya mencapai 1.700 orang atau sekitar 645 tim," kata Humas Code4Nation, Marina Kusumawardhani, di lokasi, Sabtu (24/10). Satu tim rata-rata terdiri dari dua hingga empat orang.

Isu kependudukan atau civil centric dipilih hal tersebut masih dinilai cukup lemah. Salah satunya seperti pengaplikasian pembuatan KTP dan Akta Kelahiran yang masih rumit. Platform aplikasinya yang dihasilkan bisa untuk mobile atau web, serta berbasis SMS.

"Isu ini-kan masih lemah. Makannya kami angkat. Jika menang Pak (Presiden) Jokowi memang apresiasi hasil pemenang dan langsung dihubungkan dengan kementerian terkait," terangnya.

Selanjutnya materi tentang asap kabut pekat yang terjadi di Pulau Sumatera dan Kalimantan turut diusung dalam kompetisi tersebut. Harapannya aplikasi untuk deteksi dini pemerintah dan unsur terkait guna gerak cepat mengevakuasi masyarakat agar tak menjadi korban bahaya asap mematikan.

"Ada isu urgent dari Kementerian Polhukam yaitu evakuasi asap. Peserta lomba bisa memilih, mau membuat aplikasi data kependudukan atau asap," terangnya.

Setiap kota lanjut dia, akan diambil dua tim terbaik untuk bersaing di Jakarta. "Final nanti akan digelar di Jakarta pada 28 Oktober," jelasnya.

Hackathon Merdeka 2.0 mengusung semangat Merdeka Dengan Kode (MKD). Kompetisi tersebut didukung Telkom dan Indigo Inkubator. Dengan berkesinambungan digelarnya ajang tersebut diharapkan dapat menjadi pemersatu ahli TI Indonesia sehingga semakin banyak talenta yang berkontribusi.

Baca juga:
Dua jam ketemu Megawati, Jokowi ngaku bahas kabut asap dan ekonomi
Politikus PAN minta Jokowi tetapkan kabut asap jadi bencana nasional
Asap kebakaran hutan di Sumatera & Kalimantan sampai ke Jakarta
Jokowi diminta buka identitas bos perusahaan pembakar lahan
Ridwan Kamil: Kabut di Bandung bukan karena kebakaran hutan
Takut tak naik kelas karena asap, siswa SD kirim surat buat Jokowi
Hari ini Bandung dikepung kabut asap tebal

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.