LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

70 Persen Wilayah Bekasi Terdampak Banjir, 8 Orang Meninggal Dunia

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat korban meninggal dunia saat banjir besar di wilayah setempat mencapai delapan orang. Semua korban sudah dimakamkan oleh keluarganya setelah banjir surut.

2020-01-03 23:11:05
Banjir Bandang
Advertisement

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat korban meninggal dunia saat banjir besar di wilayah setempat mencapai delapan orang. Semua korban sudah dimakamkan oleh keluarganya setelah banjir surut.

"Infonya itu ada delapan dari posko pendopo di Kantor Wali Kota," kata Kepala BPBD Kota Bekasi Hariyono kepada wartawan di Bekasi, Jumat (3/1).

Berdasarkan data yang didapat, dua orang meninggal dunia akibat kebakaran di wilayah Pondok Melati. Keduanya tidak bisa menyelamatkan diri karena lingkungannya banjir.

Advertisement

Sedangkan, dua orang lagi meninggal dunia di Bekasi Barat akibat tertimpa tembok, sedangkan tiga orang meninggal akibat tenggelam masing-masing di Pondok Gede dan Medansatria, dan terakhir satu orang ditemukan meninggal dunia di Rawalumbu diduga akibat tersetrum.

"Status banjir di Kota Bekasi sekarang tanggap darurat," kata dia.

Pemerintah daerah telah menginventarisasi wilayah terdampak banjir menjadi 70 persen dari total luas wilayah Kota Bekasi. "Hampir semua kecamatan ada titik banjir," kata dia.

Advertisement

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, penyebab banjir di wilayahnya ada dua. Pertama karena curah hujan tinggi, dan luapan Kali Bekasi melalui Kali Cileungsi dan Cikeas.

Banjir lebih dulu disebabkan oleh curah hujan, rumah-rumah penduduk yang berlokasi di dataran rendah terendam. Titiknya hampir menyebar di semua kecamatan. Hampir bersamaan, datang air kiriman dari Bogor sehingga membuat permukiman penduduk di bantaran sungai itu banjir parah.

"Bupati Bogor kalau ngirim air enggak kira-kira," kata Rahmat berseloroh di hadapan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ketika meninjau banjir di Vila Taman Kartini, Bekasi Timur, Kamis (2/1).

Baca juga:
Bocah 11 Tahun di Bekasi Tewas Terseret Arus Saat Banjir
Banjir di Bekasi Memisahkan Erik dengan Keluarga Semalaman
Atasi Banjir, Mendagri Persilakan Daerah Gunakan Anggaran Belanja Tak Terduga
Minim Fasilitas MCK, Korban Banjir di PGP Bekasi Terpaksa Gunakan Toilet SPBU
24.999 Keluarga Korban Banjir di Bekasi Masih Mengungsi

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.