7 Warga di Kabupaten Kupang Disambar Petir, 3 Orang Tewas
Tujuh warga Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur disambar petir saat sedang berteduh di pondok ketika hujan turun di Dusun Saenenu, Desa Bokong, Kecamatan Taebenu, Selasa (1/12). Dari tujuh orang tersebut, tiga di antaranya meninggal dunia di tempat. Sedangkan empat korban lain dirawat di rumah sakit.
Tujuh warga Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur disambar petir saat sedang berteduh di pondok ketika hujan turun di Dusun Saenenu, Desa Bokong, Kecamatan Taebenu, Selasa (1/12). Dari tujuh orang tersebut, tiga di antaranya meninggal dunia di tempat. Sedangkan empat korban lain dirawat di Rumah Sakit S. K Lerik Kota Kupang.
Kapolsek Kupang Tengah, Ipda Elpidus Kono Feka mengatakan, polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan awalnya para korban mengerjakan saluran air. Beberapa menit kemudian cuaca mendung disertai dengan hujan lebat sehingga para pekerja menghentikan aktivitasnya, lalu berteduh di dalam sebuah pondok.
Di dalam pondok tersebut berteduh tujuh orang korban. Tiga orang duduk sambil bercerita, sedangkan empat orang tertidur pulas. Tiba-tiba terdengar gemuruh guntur yang disertai dengan kilat, menyambar ketujuh korban.
"Kemudian salah satu korban melihat tiga temannya sudah dalam keadaan tak bernyawa, dengan posisi dua korban saling bertindihan dan satu korban lain dalam keadaan terpental. Setelah itu korban yang masih hidup memberitahukan kepada para pekerja lainnya, dan langsung mengevakuasi para korban ke Rumah Sakit S. K Lerik Kupang untuk mendapatkan pertolongan pertama pasca kejadian dan visum," kata Elpidus Kono Feka.
Polsek Kupang Tengah masih menunggu hasil visum untuk mengetahui secara jelas, apakah tiga korban murni meninggal dunia akibat sambaran petir atau hal lain.
"Sementara empat korban akan dimintai keterangan setelah sembuh, untuk mendukung kami menangani persoalan ini," tutupnya.
Berikut identitas ketujuh korban:
Meninggal dunia
1. Matias Morreira, Mengalami pendarahan pada telinga kanan, luka bakar di dada dan rusuk kiri serta kanan.
2. Edemundo D. C. Da Concecao, mengalami pendarahan pada telinga bagian kiri dan luka bakar pada perut.
3. Herman Da Conceicao Kusmau, mengalami luka bakar akibat sambaran petir pada pinggul bagian kiri.
Dirawat di rumah sakit
1. Carlos Soares.
2. Antonio da Conceicao.
3. Antoni Marqez.
4. Manuel Soares.
Keempatnya mengalami sakit pada bagian dada dan telinga.
Baca juga:
Tiga Warga OKU Tewas Disambar Petir
Rumah Hangus Disambar Petir, Citilink Nyaris Gagal Landing di Samarinda
BMKG: Jakarta Diguyur Hujan Disertai Petir Siang Ini
17 Lembu di Simalungun Mati Tersambar Petir
10 Anak Tewas Tersambar Petir di Uganda Saat Bermain Bola