7 Mobil dan 1 Harley Davidson disita dari Padepokan Dimas Kanjeng
7 Mobil dan 1 Harley Davidson disita dari Padepokan Dimas Kanjeng. Anggota unit Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Jatim menyita barang diduga hasil penipuan berkedok penggandaan uang yang dilakukan pengasuh Padepokan Dimas Kanjeng, Taat Pribadi. Barang bukti yang disita itu antara lain satu motor Harley Davidson.
Anggota unit Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Jatim menyita barang diduga hasil penipuan berkedok penggandaan uang yang dilakukan pengasuh Padepokan Dimas Kanjeng, Taat Pribadi. Barang bukti yang disita itu antara lain satu motor Harley Davidson dan tujuh mobil termasuk panji atau bendera milik yayasan juga disita.
Barang itu diduga hasil pemberian Najmiah, warga Makassar, yang sudah menyetorkan uang sebagai bentuk mahar senilai Rp 65 juta, empat songkok, dua unit mesin hitung uang. Kemudian tongkat komando berwarna keemasan, serta pedang kebanggaan seperti milik kerajaan.
"Selain itu, penyidik juga melakukan penyitaan satu unit motor Harley dan tujuh unit mobil milik tersangka Taat Pribadi yang diduga dari hasil penipuan," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Senin (24/10).
Tujuh unit mobil itu adalah, Toyota Innova, Mistsubisi Pajero Sport, Honda Accord, Honda Mobilio, Isuzu Panther, Toyota Agya, Nissan Murano. Semua mobil yang disita tersebut lebih banyak tanpa dilengkapi STNK.
Tidak hanya itu, polisi juga telah melakukan penyitaan berupa aset tanah yang sudah bersertifikat diduga dari hasil penipuan. Kemudian bengkel dan minimarket yang ada di sekitar dekat dengan padepokan.
"Dalam penyitaan itu, polisi yang melakukan penyelidikan dan penyidikan telah menemukan dua bungker. Tapi, bungker itu dalam keadaan kosong," tandas dia.
Baca juga:
Usut kasus penipuan Taat Pribadi, dua istri diperiksa polisi
Murid tak percaya Dimas Kanjeng lakukan pembunuhan
Murid sebut uang Dimas Kanjeng berasal dari
Usut aliran dana korban Taat Pribadi, pegawai BNI dipanggil polisi
Penasihat hukum kena tipu Dimas Kanjeng Taat Pribadi Rp 35 miliar
Suami Marwah Daud sebut padepokan Dimas Kanjeng seperti bazar murah
Saat pemeriksaan, polisi cecar hubungan Marwah dengan Dimas Kanjeng