LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

7 Kapal Polair dan 2 Helikopter Dikerahkan Polri Cari Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Ditpolair Polri sudah menerjunkan sejumlah armada kapal laut dan udara untuk membantu proses evakuasi pesawat. Menurut dia, Ditpolair mengerahkan 7 kapal untuk mencari pesawat tersebut.

2021-01-10 01:02:20
Sriwijaya Air
Advertisement

Polri mengerahkan seluruh kekuatan dalam membantu proses pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dengan rute Jakarta-Pontianak. Pesawat itu diperkirakan jatuh di sekitar perairan Pulau Laki dan Pulau Lancang Kepulauan Seribu.

Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Ditpolair Polri sudah menerjunkan sejumlah armada kapal laut dan udara untuk membantu proses evakuasi pesawat. Menurut dia, Ditpolair mengerahkan 7 kapal untuk mencari pesawat tersebut.

"Jumlah armada yang terlibat 7 di antaranya KP. Kolibri, KP Pelatuk, KP Elang laut, KP SBU, KP. Sundecus, KPC dan KP. Bisma. Kami juga mengerahkan helikopter Dauphin As 365 N.3 dan helikopter Bel 429 P.3202," kata Argo dalam keterangannya, Sabtu (9/1).

Advertisement

Jenderal bintang dua ini menyebut, Polri juga mengerahkan Kapal 2003, Kapal 2008 serta Kapal Raptor milik Polda Metro Jaya. Sementara itu, untuk jumlah personel yang diterjunkan oleh pihaknya itu sebanyak 192 termasuk dari Kodam Jaya dengan tetap di bawah kendali Basarnas.

"Polri juga mempersiapkan tim DVI di RS Polri Kramat Jati," pungkasnya.

Jatuh Antara Pulau Laki dan Pulau Lancang

Advertisement

Pesawat ini take off dari Bandara Soekarno Hatta pukul 14.40 WIB. Dijadwalkan mendarat di Bandara Supadio Pontianak pukul 15.50 WIB, hilang kontak di atas pulau Lancang Kepulauan Seribu.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto memastikan, pesawat Sriwijaya Air jatuh. "Iya benar (jatuh)," singkat Novie Riyanto kepada merdeka.com, Sabtu (9/1).

Novie Riyanto belum menjelaskan lebih detail perkembangan dari peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya.

Sementara itu, Deputi Operasi dan kesiapsiagaan Basarnas Mayjen Bambang Suryo aji menuturkan pihaknya telah melakukan peninjauan lokasi terakhir Pesawat Sriwijaya Air terakhir hilang kontak, Sabtu (9/1). Pesawat tersebut diduga jatuh di sekitar Kepulauan Seribu yaitu antara Pulau Laki dan Pulang Lancang.

"Jadi posisi pesawat setelah lost contact itu berada di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang ya, kurang lebih jaraknya sekitar 1,5-2 mil, kalau dari Tanjung Kait, sekitar kurang lebih 3 mil ya," kata Suryo saat konferensi pers, Sabtu (9/1).

Suryo menjelaskan dari temuan di lapangan ditemukan beberapa serpihan-serpihan yang mencurigakan. Walaupun demikian pihaknya masih belum bisa memastikan apakah milik pesawat tersebut.

"Kita masih belum bisa memastikan itu adalah bagian dari pesawat Sriwijaya. Barang-barang tersebut sudah ada di kapal kita dan rencananya akan kita tarik," beber Suryo.

Dia menuturkan terlihat dari peta maksimal ke dalaman sekitar Pulau Lancang dan Pulau Laki itu 20-23 meter. Walaupun demikian, Suryo belum mengetahui pasti titik letak jatuhnya pesawat tersebut.

"Kita belum tahu pasti di mana posisinya. Dan peralatan-peralatan yang ditemukan potensi dari lapangan termasuk tim gabungan kita sekarang menjadikan barang bukti untuk diteliti lebih dalam, apakah itu bagian dari pesawat Sriwijaya apa bukan," beber Suryo.

Baca juga:
Pasukan Elite hingga Helikopter Super Puma Dikerahkan TNI Cari Sriwijaya Air Jatuh
Satu Karyawan PLN Ikut Dalam Pesawat Sriwijaya Air Jatuh
Persiapan Pasukan Kopaska TNI AL Cari Sriwijaya Air SJ-182
Fakta di Balik Tragedi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air Boeing 737-500
Keluarga Korban Mulai Datangi Crisis Center Sriwijaya Air SJ-182
Isak Tangis Yaman Dapat Kabar Istri dan 3 Anak Jadi Korban Sriwijaya Air Jatuh

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.