LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

600 Kader ideologi Pancasila akan disebar ke sekolah di Purwakarta

Para kader yang dibekali pemahaman ideologi ini nantinya akan disebar ke seluruh sekolah di Kabupaten Purwakarta. Mereka bertugas menanamkan ideologi Pancasila sejak dini kepada seluruh pelajar di Purwakarta.

2016-12-21 22:06:00
Purwakarta
Advertisement

Setelah membentuk Satgas Toleransi untuk mengawal nilai-nilai toleransi antar umat beragama, Pemerintah Kabupaten Purwakarta dan Mabes TNI serta Polri juga akan memulai program barunya yakni Pendidikan Kader Ideologi Kebangsaan Pancasila.

Para kader yang dibekali pemahaman ideologi ini nantinya akan disebar ke seluruh sekolah di Kabupaten Purwakarta. Mereka bertugas menanamkan ideologi Pancasila sejak dini kepada seluruh pelajar di Purwakarta.

"Kita bentuk kadernya dulu, jumlahnya 600 orang terdiri dari aparat TNI/POLRI dan unsur PNS. Mereka kita bekali dulu strategi internalisasi ideologi Pancasila di Mabes TNI, selama dua hari mereka akan kita pusatkan disana," kata Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi di sela Pencanangan Kader Ideologi Kebangsaan Pancasila hari ini di Taman Pesanggrahan Padjadjaran. Rabu (21/12).

Advertisement

Bupati Dedi berterima kasih kepada daerah lain di Jawa Barat yang mengadopsi Satgas Toleransi. Menurut dia, nilai-nilai toleransi dan penanaman rasa kebangsaan memang sudah seharusnya diadvokasi langsung oleh Negara.

"Satgas Toleransi punya kita sudah mulai sejak awal Januari, terbentuk dan berhasil bekerja dengan baik. Kalau ada daerah yang mau mengadopsi, saya terima kasih sekali. Ini membuktikan bahwa meskipun Purwakarta daerah kecil tetapi segenap program dan gagasannya mulai diterima oleh semua kalangan," tambahnya.

Bupati Dedi juga menyambut baik keputusan Presiden Joko Widodo yang akan membentuk lembaga setingkat Kementerian dengan konsentrasi program pengkajian terhadap Ideologi Pancasila.

Advertisement

Sementara itu, Danramen Sunan Gunung Djati Kolonel (Inf) Barhan mengatakan Sekolah Ideologi Kebangsaan Pancasila juga perlu diadopsi daerah lain. Dia melihat Pemkab Purwakarta memiliki komitmen untuk pengawalan nilai-nilai Ideologi Pancasila. Dia berjanji menjadikan program ini Pilot Project untuk bisa diaplikasikan di daerah lain.

"Perlu penanaman sejak dini untuk Ideologi Pancasila ini, Purwakarta ini sudah sangat berani mengajarkan internalisasi ideologi sejak SMP dan SMA bagi pelajar. Saya kira ini harus menjadi contoh bagi kepala daerah lain, Purwakarta sebagai Inovator dan Pilot Project, tentu kita dorong," kata Bahran.

Sekolah Ideologi Kebangsaan sendiri akan efektif diberlakukan mulai bulan Januari 2017 di Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas dengan komposisi pengajar berasal dari unsur TNI/POLRI, PNS dan Guru mata pelajaran Kewarganegaraan di setiap sekolah. Metodologi aplikatif pun disiapkan agar pengajaran ideologi ini tidak memberikan kesan membosankan bagi pelajar.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.