LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

6 Pasien Suspect Corona di Riau Dirawat Dalam Ruang Isolasi

Enam pasien dengan status terduga atau suspect Covid-19 sedang menjalani proses observasi di fasilitas kesehatan rujukan di Provinsi Riau. Keenamnya menunjukkan gejala tertular virus corona.

2020-03-09 09:47:33
Virus Corona
Advertisement

Enam pasien dengan status terduga atau suspect Covid-19 sedang menjalani proses observasi di fasilitas kesehatan rujukan di Provinsi Riau. Keenamnya menunjukkan gejala tertular virus corona.

"Data pasien suspect COVID-19 di Riau per 8 Maret 2020 ada enam orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Nazir di Pekanbaru, Senin (9/3).

Dia menjelaskan, ada empat pasien dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad Pekanbaru, satu pasien di RSUD Dumai dan satu pasien lagi di RSUD Puri Husana Indragiri Hilir.

Advertisement

Menurut dia, semua pasien terduga sudah dirawat di ruang isolasi, dan diambil sampel swab untuk diteliti di laboratorium Penelitian Pengembangan Kesehaten (Litbangkes) Kementerian kesehatan di Jakarta.

"Kondisi pasien dalam observasi di ruangan isolasi RS dan sudah diambil swab sampel yang dikirim ke Litbangkes Kemenkes RI," ujarnya.

Dia mengatakan untuk meminimalisir kontak langsung dengan orang banyak, secara standar operasi pasien ditempatkan di ruangan isolasi meskipun belum diketahui apakah pasien positif corona.

Advertisement

Direktur RSUD Arifin Achmad, dr. Nuzelly Husnedi mengatakan fasilitas kesehatan milik Pemprov Riau tersebut mulai menangani seorang pasien dari Pekanbaru tersebut sejak Selasa (3/3).

Dia mengatakan pihaknya sudah mengambil sampel swap pasien untuk diteliti. Sampel tersebut sudah dikirim ke Puslitbangkes di Jakarta pada pekan lali.

Menurut dia, proses penelitian sampel pasien ternyata memakan waktu lama karena banyak sampel dari pasien terduga COVID-19 lainnya yang masuk.

Sedangkan, pemerintah hanya mengizinkan penelitian sampel untuk penyakit tersebut di Puslitbangkes. "Ternyata yang antre banyak," kata Nuzelly seraya menambahkan biasanya hasil lab selesai 2-3 hari setelah dimasukan. Dikutip dari Antara.

Baca juga:
Seorang Warga Garut Masuk Ruang Isolasi Corona
Dampak Virus Corona, Panitia Tinjau Ulang Formula E di Jakarta
Cerita dari Balik Ruangan Rumah Sakit Tangani Virus Corona
Kunjungi Klaster Penularan Corona, WNI di Singapura Diimbau Segera Hubungi Dokter
Dampak Virus Corona ke Ekonomi RI Versi Rizal Ramli
Panglima TNI: Pulau Galang Telah Ditakdirkan Menjadi Kawasan Operasi Kemanusiaan
Panglima TNI Nilai Pulau Galang Lokasi Ideal RS Khusus Penyakit Menular

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.