6 Mahasiswa UIN Jakarta Dirawat Usai Bentrok dengan Massa
Enam mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, menjadi korban luka-luka dalam bentrokan yang terjadi Senin (23/9) kemarin. Saat ini keenam mahasiswa UIN tersebut dalam perawatan di RS UIN Ciputat.
Enam mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, menjadi korban luka-luka dalam bentrokan yang terjadi Senin (23/9) kemarin. Saat ini keenam mahasiswa UIN tersebut dalam perawatan di RS UIN Ciputat.
Koordinator aksi demo mahasiswi UIN Jakarta, Via menjelaskan, awal mula terjadinya bentrok antara mahasiswa dan massa yang tidak dikenal tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu ratusan mahasiswa bersiap untuk mengikuti aksi di depan DPR.
"Kemarin kita sebenarnya sudah merencanakan aksi besar-besaran dengan menyewa 30 unit bus. Tapi di tengah perjalanan bus-bus yang sudah kita booking tidak bisa, ada saja yang menghalang-halangi sampai ada bentrok kemarin di depan kampus," terang dia di kampus UIN Jakarta, Selasa (24/9).
Meski begitu, ratusan mahasiswa UIN tetap melanjutkan perjalanannya ke Senayan dengan menggunakan empat bus. "Akibat bentrok kemarin enam mahasiswa kami yang mengalami luka, empat di antaranya masih dirawat di RS UIN," terang dia.
Saat ini lanjut Via, Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) UIN dan sejumlah komunitas mahasiswa UIN lainnya tengah bersiap melakukan aksi konvoi menggunakan sepeda motor.
"Hari ini kita (Dema UIN) dengan sepeda motor, tidak dengan bus lagi. Tapi ada juga yang dari Fisip," ucap dia.
Terpantau, sejumlah kendaraan polisi dan petugas dari Polres Tangsel dan Polsek Ciputat berjaga di depan kampus UIN Ciputat di sepanjang Jalan Ir H. Juanda.
Baca juga:
Polda Banten Kirim 300 Brimob Bantu Amankan Demonstrasi Mahasiswa di DPR
Pendemo Kepung Gedung DPRD Kota Solo dan Blokir Jalan ke Bandara
Aksi Petani Gruduk Gedung DPR
Dukung Mahasiswa Demo DPR, Publik Donasikan Dana Capai Ratusan Juta Rupiah
Kawat Berduri Hingga Kendaraan Water Barrier Disiagakan di Depan Gedung DPR
Penjual Es di Malang Gratiskan Dagangan untuk Demonstran Tolak Pelemahan KPK