562 Rumah di Empat Desa Kabupaten Tangerang Terendam
Tinggi genangan variatif antara 30-50 sentimeter. Akibatnya, warga memilih berdiam diri di rumah.
Lima ratusan lebih rumah warga di empat desa Kabupaten Tangerang terendam banjir. Curah hujan di kawasan ini memang meningkat sejak beberapa hari terakhir.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang menyebutkan banjir terpantau di Desa Kosambi dan Salembaran Jaya, Kecamatan Kosambi. Kemudian Desa Cikohod di Kecamatan Pakuhaji dan Desa Tanjung Burung di Kecamatan Tanjung Burung.
"Untuk Kecamatan Kosambi ada 400 rumah yang terendam, kemudian Pakuhaji ada 112 rumah dan di Tanjung Burung ada 50 rumah. Kawasan tersebut terendam banjir, karena volume air di Kali Cirame meluap," terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang, Agus Suryana, di konfirmasi Rabu (6/3).
Tinggi genangan variatif antara 30-50 sentimeter. Akibatnya, warga memilih berdiam diri di rumah.
"Warga juga masih bertahan di rumah masing-masing, karena warga masih mentolerir air yang masuk. Namun kami tentunya, telah menyiagakan petugas di lokasi," kata dia.
Untuk menanggulangi masalah tersebut, pihaknya menerjunkan 120 personel yang ditempatkan pada empat lokasi banjir tersebut.
"Penguatan juga kami lakukan dengan menyiapkan 12 unit perahu karet dan 5 tenda besar yang berada di pos siaga bencana. Kami imabu masyarakat untuk mau di evakuasi sementara, sampai air mulai surut," kata dia.
Sampai sore ini, hujan masih mengguyur wilayah Tangerang dan sekitarnya.
Baca juga:
2 Kecamatan di Tangerang terendam banjir hingga setinggi 1 meter
Diguyur hujan deras, 200 kepala keluarga terdampak banjir
Mendagri minta DKI-Tangerang-Depok bersinergi atasi banjir & macet
Luapan Cisadane, Panunggangan Barat banjir capai satu meter
Sungai Cisadane meluap, Desa Tanjung Burung Tangerang kebanjiran
Korban banjir Tangerang menderita gatal-gatal
Sungai Cimanceuri meluap, Kadu Agung Tigaraksa banjir hingga 2 meter