LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

500 Hari kasus Novel tak terungkap, Wakapolri ngaku sudah bekerja maksimal

500 Hari sudah penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Polisi dari Polda Metro Jaya hingga kini belum mampu mengungkap kasus tersebut.

2018-11-01 15:28:57
Novel Baswedan disiram air keras
Advertisement

500 Hari sudah penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Polisi dari Polda Metro Jaya hingga kini belum mampu mengungkap kasus tersebut.

Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto, membela anak buahnya. Menurut dia, selama ini penyelidikan sudah dilakukan secara maksimal.

"Proses penyelidikan maksimal sudah kita kerjakan," ucap Ari Dono di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (1/11).

Advertisement

Sebelumnya, banyak pihak putus asa polisi belum bisa menangkap pelaku sekaligus dalangnya. Mereka pun meminta agar Presiden Joko Widodo alias Jokowi segera membuat Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF).

"Sampai sekarang pimpinan KPK belum pernah perjuangkan hal itu. Saya ucapkan terima kasih," ujar Novel.

Menurut Novel, seharusnya pimpinan KPK bisa menggunakan kekuatannya untuk mendorong Presiden Jokowi membentuk TGPF. Novel takut jika apa yang dialaminya akan diterima juga oleh penyidik KPK lainnya dan pegawai instansi lain.

Advertisement

"Tapi sejak awal sampaikan, saya tidak pernah meminta urusan penyerangan kepada saya dijadikan yang utama. Bagaimana dengan permintaan saya semua teror diungkap. Karena saya masih ingat dalam suatu kesempatan, pimpinan KPK menyampaikan juga, bahwa pimpinan KPK berkeinginan melindungi kami," kata Novel.

Novel menduga, kepolisian masih belum berani mengungkap lantaran merasa takut. Namun, jika Presiden Jokowi tak turun tangan, Novel takut sudah tak ada lagi keadilan bagi dirinya.

"Saya pikir pimpinan Polri takut untuk mengungkap, ada wajarnya. Pimpinan Polri bisa diintervensi oleh politik dan lain-lain. Pertanyaannya saya, kira-kira Presiden takut enggak mengungkap ini? Kalau Presiden takut mengungkap ini, saya sangat sedih. Mengapa? Karena Presiden adalah yang paling bisa diharapkan dan memimpin negara dan bangsa ini. Kalau beliau juga masih takut, kepada siapa lagi yang bisa menegakan keadilan di negeri ini," kata Novel.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber : Liputan6.com

Baca juga:
Aksi WP KPK peringati 500 hari kasus Novel Baswedan
500 Hari kasus penyerangan Novel Baswedan tanpa kejelasan
Jelang 500 hari kasus Novel Baswedan dan TGPF yang tak jelas
Fadli Zon sebut hoaks Ratna Sarumpaet polisi layak raih MURI, bagaimana kasus Novel?
Polisi diminta selesaikan kasus Novel secepat ungkap kebohongan Ratna Sarumpaet
Kasus Novel tidak selesai, kubu Jokowi bilang 'kalau intervensi abuse of power'

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.