50 Ribu masker dibagikan ke warga usai Gunung Merapi erupsi
50 Ribu masker dibagikan ke warga usai Gunung Merapi erupsi. Pembagian masker dilakukan untuk menjaga keselamatan warga dari bahaya kesehatan akibat abu vulkanik.
Gunung Merapi mengalami letusan freatik pada Jumat (11/5) sekitar pukul 07.30 WIB. Dampak dari letusan freatik ini menyebabkan abu vulkanik dirasakan di sejumlah wilayah di Sleman.
Merespon adanya abu vulkanik, pihak BPBD Sleman pun membagikan masker kepada warga. Masker ini sebagai langkah antisipatif dari bahaya kesehatan yang merupakan dampak dari adanya abu vulkanik.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan mengatakan saat ini pihaknya telah membagikan kurang lebih 50 ribu masker kepada warga. Pembagian masker dilakukan untuk menjaga keselamatan warga dari bahaya kesehatan akibat abu vulkanik.
"Kami sudah membagikan 50 ribu masker. Stok masker di logistik masih ada lebih dari 65 ribu untuk warga," ujar Makwan di Posko Utama BPBD Sleman, Pakem.
Makwan menerangkan bahwa stok masker saat ini masih dalam kondisi aman. Sehingga warga tak perlu panik dengan kebutuhan masker.
"Di BPBD masih cukup stoknya. Belum di puskesmas-puskesmas juga masih cukup stoknya. Warga tidak perlu khawatir," ucap Makwan.
Makwan menambahkan pembagian masker dilakukan berdasarkan kebutuhan warga. Masker, kata MaÄ·wan diperlukan untuk mengurangi resiko gangguan pernafasan bagi warga.
Baca juga:
Gunung Merapi meletus freatik, 120 pendaki selamat
Gunung Merapi erupsi muntahkan material vulkanik, warga sempat panik
Basarnas akan bangun Pos Siaga di Merapi dan Gunungkidul
Tiap hari terjadi letusan, status Gunung Sinabung Awas
Kabar hujan abu Gunung Merapi dipastikan hoax
Seorang pendaki tutup kamera pemantau Gunung Merapi
Warsito yang hilang di lereng Gunung Merapi ditemukan usai doa bersama digelar