5 Pekerja Asal China Diperiksa di RUSP Wahidin Sudirohusodo Makassar Cegah Corona
elima warga China ini masuk ke Indonesia 4 Februari lalu, lima jam sebelum keluarnya travel warning dari pemerintah RI sesuai hasil investigasi intelijen imigrasi sehingga mereka tidak diperbolehkan masuk ke Pinrang.
Lima warga negara asing asal China menjalani pemeriksaan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo, Makassar sejak pagi pukul 10.00 wita, Selasa (11/2).
Direktur RSUP Wahidin Sudirohusodo, dokter Khalid Saleh menjelaskan, kelima WNA itu berjenis kelamin laki-laki. Mereka merupakan tenaga kerja asing di salah satu pabrik di Kabupaten Pinrang, Sulsel.
Kelimanya, lanjut Khalid, bukan langsung warga Kota Wuhan melainkan dari Provinsi Hunan, Sang Hai, Shandong dan Provinsi Jiangsu. Meski demikian, mereka tetap harus diperiksa sesuai prosedur untuk mengantisipasi masuknya virus corona.
Dijelaskannya, kelima warga China ini masuk ke Indonesia 4 Februari lalu, lima jam sebelum keluarnya travel warning dari pemerintah RI sesuai hasil investigasi intelijen imigrasi sehingga mereka tidak diperbolehkan masuk ke Pinrang.
Akhirnya, lanjut Khalid, mereka datang ke Makassar dengan kesadaran untuk lakukan chek up atau kontrol atas inisiatif dari perusahaan dan yang bersangkutan.
"Jadi saat ini belum keluar kesimpulan hasil pemeriksaanya karena belum semuanya lengkap. Mudah-mudahan, insyaAllah hasil pemeriksaannya bagus atau negatif dari virus corona. Saat ini mereka masih berada di ruang Infection Center," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Humas dan Pemasaran RSUP Wahidin Sudirohusodo, Dewi Rizki Nurmala menambahkan, kelima WNA China ini semuanya laki-laki yang rata-rata usianya 40 tahun hingga 50 tahun. Meskipun mereka tidak dalam kondisi sakit misalnya flu, mereka tetap datang memeriksakan diri.
"Pemeriksaan laboratorium kelima WNA China sudah ada dan hasilnya normal. Sisa pemeriksaan foto thorax dan pemeriksaan swap atau cairan dari tenggorokan," jelas Dewi.
Yang lakukan pemeriksaan ini, imbuhnya, adalah mereka yang tergabung dalam tim kewaspadaan pandemi RSUP Wahidin Sudirohusodo. Di antaranya 7 dokter spesialis paru, beberapa dokter spesialis lainnya sebagai pendukung dan radiografer laboratorium.
Baca juga:
1 Mahasiswa Aceh Pilih Tinggal di Kota Changchun China, 13 di Karantina di Natuna
PMI akan Kerahkan SDM Bantu Pemerintah Cegah Virus Corona Masuk Indonesia
Geger Virus Corona, Indonesia Setop Pengiriman Tenaga Kerja ke 3 Negara
ESDM Mulai Khawatir Virus Corona Ganggu Ekspor Sektor Minerba
Dampak Corona, Perpanjangan Kitas Darurat WN China di Tangerang Meningkat
Menkes Terawan Tantang Pihak Harvard ke RI Buktikan Prediksinya soal Virus Corona
1.015 Orang Tewas Akibat Virus Corona, Seluruh WNI di China Daratan Sehat