5 Langkah Revenue Tower Cegah Virus Corona
Manajemen Revenue Tower di kawasan SCBD, Jakarta menyatakan sampai Rabu (11/3) tidak terdeteksi atau terdapat kasus COVID-19 di Revenue Tower. Gedung beroperasi seperti biasa dan manajemen memastikan semua berjalan seperti biasa. Manajemen Revenue Tower membantah informasi penutupan operasional gedung.
Manajemen Revenue Tower di kawasan SCBD, Jakarta menyatakan sampai Rabu (11/3) tidak terdeteksi atau terdapat kasus COVID-19 di Revenue Tower. Gedung beroperasi seperti biasa dan manajemen memastikan semua berjalan seperti biasa.Manajemen Revenue Tower membantah ada penutupan operasional seharian seperti yang disebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab di grup percakapan media sosial.
Manajemen Revenue Tower telah melakukan pencegahan meminimalisasi penyebaran COVID-19 Virus dengan melakukan berbagai langkah pencegahan.
"Ada lima langkah yang kami lakukan secara sistematis untuk mencegah COVID-19," kata Building Manager Revenue Tower District 8 SCBD, Hendy Kustiawan, Kamis (12/3).
Hendy menuturkan, lima langkah itu yakni menyediakan Thermal Imager (Thermal Scanner) di lobi utama untuk mendeteksi suhu tubuh seluruh tamu termasuk karyawan Building Management ketika memasuki gedung. Kedua, pemeriksaan suhu badan dilakukan di semua akses masuk di lobi basement. Ketiga, menyediakan hand sanitizer di lobi lift lantai dasar, LG, Basement 1 dan Basement 2.
Keempat, membersihkan seluruh tombol lift dan pegangan pintu serta semua material yang sering disentuh dan digunakan di dalam gedung dengan disinfektan secara teratur. Kelima, menyemprot disinfektan di seluruh area gedung dari rooftop hingga basement, area tenant yang segera dijadwalkan sesuai dengan konfirmasi tenant.
"Antisipasi COVID-19 ini menjadi tanggung jawab bersama. Kami sangat komit pada kesehatan dan keselamatan seluruh penghuni gedung," pungkas Hendy.
Diberitakan sebelumnya, salah seorang pekerja di Revenue Tower melaporkan mendapat broadcasts bahwa hari ini gedung berlantai 30 tempatnya berkantor libur.
"Iya diliburkan sampai further notice (pemberitahuan lebih lanjut), mungkin besok bisa masuk," ucap salah satu karyawan yang bekerja di working space SCBD, Rabu (11/3).
Namun, dia mengatakan, kantornya telah memberikan pernyataan bahwa seluruh karyawan yang bekerja di working space tempatnya bekerja dinyatakan tidak ada yang terkena Corona.
"Barusan jam satu tadi dikirim broadcast lagi dari kantor kalau sudah aman, enggak ada yang terkena. Cuma buat masuk kantor lagi masih nunggu arahan lagi," sambungnya.
(mdk/rnd)