5 Jam Tertimpa Truk Molen, Pekerja Proyek di Serpong Berhasil Dievakuasi
Kernet truk pengangkut beton cair bernama Wido (23) akhirnya berhasil dievakuasi. Proses evakuasi berhasil setelah satu unit mobil crane didatangkan ke lokasi kejadian di Kampung Priang, kelurahan Pondok Jagung, kecamatan Serpong Utara, kota Tangerang Selatan, Selasa (29/1) malam.
Kernet truk pengangkut beton cair bernama Wido (23) akhirnya berhasil dievakuasi. Proses evakuasi berhasil setelah satu unit mobil crane didatangkan ke lokasi kejadian di Kampung Priang, kelurahan Pondok Jagung, kecamatan Serpong Utara, kota Tangerang Selatan, Selasa (29/1) malam.
Korban dinyatakan tewas setelah tertimpa truk molen pengangkut beton cair B9261 NIN sejak pukul 16.00 WIB itu.
"Alhamdulillah mobil crane telah didatangkan dan korban berhasil dievakuasi selama kurang lebih 20 menit," kata Kasat Reskrim AKP Alexander di lokasi.
Warga dan pengguna jalan Raya Serpong memadati lokasi tempat korban terhimpit badan molen itu. Setelah berhasil dievakuasi, korban kemudian di larikan ke RSU Tangsel untuk dilakukan visum.
Sebelum kendaraan crane datang, sejumlah keluarga korban yang berasal dari Tangerang mendatangi tempat kejadian perkara. Keluarga korban berupaya menggali tanah untuk mengevakuasi Wido.
Polisi melarang aksi tersebut sambil menunggu datangnya crane. "Ini sudah terlalu lama, kasihan keluarga kami. Kalau begitu biar kami gali, biar cepat," tandas paman korban, Suparman.
Truk Molen Berbobot 10 Ton
Truk pengangkut beton cair yang menimpa badan Wido (23), warga Jatake, Kota Tangerang, bertonase sekitar 10 ton. Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander mengatakan, truk molen berisi beton cair itu memiliki bobot 10 ton.
"Beratnya, seberat 9 sampai 10 ton," ucap Alex, Selasa (29/1) malam.
Diterangkan dia, lamanya proses evakuasi itu, karena pihak perusahaan mendatangkan mobil crane dari Serang. Terpantus, dari peristiwa tergulingnya truk molen pukul 16.00 WIB itu, mobil crane baru tiba di lokasi sekitar pukul 21.00 WIB.
"Crane bantuan dari Serang," ucap Alex.
Diterangkan Alex, tempat yang sedang dalam pekerjaan itu, direncanakan akan dibangun sebagai toko material. Hal itu, terlihat dari izin mendirikan bangunan yang terpampang di sisi muka bangunan.
Alex menjelaskan, tempat yang akan dijadikan material itu, sebelumnya adalah bangunan rumah. Diduga tempat jeblosnya truk adalah bekas septic tank.
"Sebelumnya adalah rumah, mungkin belum sempat dilakukan pengecekan yang amblas tadi adalah bekas septictank," ucap dia.
Baca juga:
Pekerja Proyek Tewas Tertimpa Truk Molen di Serpong
Pekerja Tewas Tersengat Saat Gali Kabel Listrik di Mampang
Pekerja Tewas Tergiling Mesin, Polisi Duga Pabrik Daur Ulang Plastik Ilegal
Pekerja yang Tewas Tergiling Mesin Daur Ulang Plastik Diduga Mengantuk
Pekerja Daur Ulang Plastik Tewas Tergiling Mesin di Bekasi