LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

5 Hari, 32 nyawa melayang gara-gara rem blong

Dalam kurun waktu lima hari, dua kecelakaan yang disebabkan oleh rem kendaraan blong mengakibatkan 32 nyawa melayang.

2013-02-28 04:00:00
Kecelakaan
Advertisement

Dalam kurun waktu lima hari, dua kecelakaan yang disebabkan oleh rem kendaraan yang blong mengakibatkan 32 nyawa melayang sia-sia. Kecelakaan pertama yang melibatkan truk box long fit menewaskan 16 orang tewas. Kecelakaan terjadi di Cianjur, Jawa Barat pada Sabtu (23/2) lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Martinus Sitompul mengatakan, kepolisian telah menetapkan Manan (39), sopir yang saat ini mengalami luka berat masih menjalani perawatan di RSUD Cianjur, ditetapkan sebagai tersangka. "Untuk tersangka Manan (pengemudi truk)," ujar Martinus Sitompul kepada merdeka.com, Sabtu (23/2).

Kapolres Cianjur AKBP Agus Tri Herianto menambahkan, saat kejadian di dalam truk ada dua orang sopir dan kernet. Kernet yang belum diketahui identitasnya tewas dalam peristiwa nahas itu. "Kernetnya tewas," kata Agus.

Seperti diketahui, kecelakaan maut terjadi di Jalan Bangbayan, Warung Kondang, Cianjur, Jawa Barat. Saat ini para korban sudah berada di ruang jenazah RSUD Cianjur Jabar, sedangkan korban luka masih menjalani perawatan.

Sementara itu, kecelakaan kedua terjadi Kampung Pengkolan, Ciloto, Cianjur, Jawa Barat, saat sebuah bus pariwisata Mustika Mega Utama yang menabrak tebing menewaskan 16 nyawa dan melukai puluhan orang lainnya. Polisi menduga kecelakaan tersebut akibat rem blong.

"Bus dari arah Bogor menuju Cianjur menabrak tebing diduga rem tidak berfungsi yang dikemudikan oleh Pandi," kata Kabag Penum, Kombes Pol Agus Rianto dalam pesan singkat yang diterima wartawan di Jakarta, Rabu (27/2).

Bus syarat muatan itu sendiri berasal dari Kampung Cikembang, Sukajaya, Kabupaten Bogor. Mereka awalnya akan berziarah ke makam Cikundul, Cikalong, Cianjur, Jawa Barat.

"Baru sampai Ciloto, kurang lebih masuk wilayah Cianjur 5 KM dari perbatasan Puncak, Kabupaten Bogor bus menabrak tebing," jelasnya.(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.