LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

5 Fakta seputar kabar makam Nabi Muhammad bakal digusur

Kabarnya, makam Rasulullah bakal digusur demi proyek perluasan Masjid Nabawi di Kota Madinah, Arab Saudi.

2014-09-08 12:02:21
Makam Nabi Muhammad
Advertisement

Isu rencana pemindahan makam Nabi Muhammad SAW belakangan ramai menjadi perbincangan di kalangan umat Muslim. Kabarnya, makam Rasulullah bakal digusur demi proyek perluasan Masjid Nabawi di Kota Madinah, Arab Saudi.

Dilansir koran Inggris The Independent, rencana penggusuran makam Rasulullah muncul setelah seorang sarjana Saudi mengajukan draf rancangan pemindahan makam Rasulullah dalam dokumen sepanjang 61 halaman. Proposal pemindahan makam Rasul itu diberikan kepada sejumlah pengawas tempat suci.

Dalam dokumen itu disebutkan makam Rasul akan dipindahkan ke pemakaman al-Baqi. Sementara, sisa-sisa jenazah Rasul nantinya akan dikuburkan tanpa nisan atau tanpa identitas.

Hal itu sontak menuai reaksi kaum muslim, khususnya di Indonesia. Dari masyarakat biasa, ulama, ormas Islam, hingga pemerintah menolak rencana tersebut.

Namun, isu tersebut diakui sejumlah pihak tidaklah benar. Berikut lima fakta seputar isu rencana penggusuran makam Rasulullah SAW seperti dirangkum merdeka.com:

Dubes Arab: Sentuh makam Nabi saja kita tindak apalagi pindahkan

Duta besar Arab Saudi untuk Indonesia, Musthofa Ibrahim Al Mubaroq menegaskan isu pemindahan makam Nabi Muhammad SAW tidaklah benar. Menurutnya, pemberitaan yang dikeluarkan media Inggris tidak mempunyai dasar apapun.

"Sebagaimana yang diberitakan koran Independen (media Inggris), berita itu tidak benar tidak berazaskan apapun," ujar Musthofa usai memberi penjelasan kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di DPP PKB, Senin (8/9).

Menurutnya, pemerintah Arab akan selalu menjaga dua kota Suci di negaranya. Apalagi, kehormatan tersebut merupakan sebuah tanggung jawab yang harus dilaksanakan.

"Jangankan memindahkan, yang menyentuh saja kita akan lakukan tindakan apapun. Jadi kita gugurkan berita itu karena tidak benar," ucapnya.

Advertisement

Pemerintah Saudi bantah bakal pindahkan makam Nabi

Kantor Pengelola Dua Masjid Suci (Masjidil Haram dan Masjid Nabawi) di Arab Saudi membantah kabar makam Nabi Muhammad SAW akan digusur.

Pernyataan bantahan itu dimuat di surat kabar al-Jazirah, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Jumat (5/9).

Kantor Pengelola Dua Masjid Suci menyatakan proposal dari seorang sarjana Saudi yang mengajukan draf rancangan pemindahan makam Rasulullah dalam dokumen sepanjang 61 halaman tidak mencerminkan arahan dari pemerintah Saudi yang selama ini menjaga Dua Masjid Suci.

Juru bicara Kantor Pengelola Dua Masjid Suci Muhammad al-Mansouri mengatakan proposal akademisi itu hanya usulan dia sendiri.

Advertisement

Menag: Kabar pemindahan makam Rasul bohong, itu dari Inggris

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menyatakan rencana pemindahan makam Nabi Muhammad SAW di Masjid Nabawi di Madinah, adalah berita sesat. Terlebih informasi itu tidak mempunyai dasar kuat.

"(Hasil pertemuan) Saya ketemu duta besar Saudi Arabia siang tadi. Pertemuan tadi secara tegas dubes mengatakan berita itu sama sekali tidak benar. Itu tidak bersumber resmi dari pemerintah Saudi Arabia. Itu dilansir oleh media Inggris," kata Lukman di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (4/9).

Lukman mengaku terkejut ketika mendengar kabar pembongkaran makam tersebut. Meski demikian, dia menegaskan sebaiknya masyarakat Muslim di Indonesia tidak cepat emosi.

"Dan jelas bahkan dubes mengatakan sebaiknya masyarakat Indonesia tidak perlu terpancing atau tersulut emosi dengan berita seperti yang boleh jadi itu merupakan bentuk fitnah atau propaganda untuk saling mengadu domba," ujarnya.

Koran Saudi tuding media Inggris salah terjemah soal makam nabi

Wakil pemimpin redaksi sebuah koran di Arab Saudi menuduh surat kabar asal Inggris the Independent melakukan 'pencurian' dan telah 'merampok' salah satu karya wartawannya.

Dalam sebuah editorial, Mowafaq al-Nowaysar, wakil pemimpin redaksi koran Saudi, Makkah, mengatakan surat kabar the Independent telah 'jatuh dalam perangkap kesalahpahaman setelah salah menerjemahkan' sebuah artikel berbahasa Arab yang telah diunggah di koran Makkah pada 25 Agustus lalu.

Nowaysar mengatakan artikel tersebut menyatakan ada seruan untuk 'memisahkan' makam Nabi tapi bukan dihancurkan. Dia juga menuduh koran the Independent sebelumnya mencuri konten dari korannya.

Menanggapi hal itu, Wakil Pemimpin Redaksi the Independent, Will Gore, mengaku tidak menyadari pemberitaan koran Mekah yang sudah muncul seminggu sebelum berita di the Independent.

"Informasi yang kami dapat untuk artikel kami berasal dari akademisi Saudi Dr Irfan al-Alawi, yang telah membaca langsung laporan Dr Ali bin Abdulaziz al-Shabal dan tertarik dengan isinya. Ini juga mengikuti artikel dari the Independent sebelumnya selama beberapa tahun terakhir tentang pendekatan pemerintah Saudi ke situs sejarah di Makkah dan Madinah, "kata Gore.

The Independent mengklaim cerita itu eksklusif dan banyak media Inggris memberitakan kembali laporan itu serta menyebut the Independent sebagai media yang paling awal memberitakan laporan itu.

Cak Imin: Isu pemindahan makam Nabi tak benar

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar meminta penjelasan kepada Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Musthofa Ibrahim Al Mubaroq, soal pemindahan Makam Nabi Muhammad SAW. Dalam pertemuan itu dijelaskan kalau isu itu tidak benar.

"Kesimpulannya dia meyakinkan isu itu tidak benar bahkan isu itu dilansir dari media dari Inggris," ujar Muhaimin di DPP PKB, Senin (8/9).

Cak Imin meminta umat Muslim berhati-hati menanggapi isu tersebut. Menurutnya, dengan mendapat informasi yang sebenarnya dapat tetap membangun kepercayaan Indonesia dan Saudi.

"Bahwa tabayyun kami dengan Arab Saudi adalah cara yang hebat dan tepat agar umat muslim bisa saling percaya membangun kepercayaan. Intinya pemindahan makam tidak benar," katanya.

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.