LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

5 Cerita Zainal, tersangka pelaku sodomi anak TK JIS

Pihak keluarga hingga kini tidak yakin Zainal merupakan pelaku sodomi murid TK JIS.

2014-04-30 07:45:00
Pelecehan seksual
Advertisement

Keluarga salah satu tersangka sodomi di Jakarta International School (JIS) Zainal, membantah kalau saudaranya terlibat kasus tersebut. Keluarga mengaku sangat mengenal pribadi Zainal.

Bahkan, di mata keluarga dan kerabat, Zainal dikenal berkepribadian baik. Hal itu tentu membuat keluarga shock dan tak habis pikir.

Apalagi, mengenai pemberitaan yang menyatakan kalau Zaenal pernah disodomi oleh Wiliam Vahey sejak usia 14 tahun. Padahal, kata AN, saat itu adiknya masih berada di bangku sekolah menengah pertama.

"Bagaimana jadi korban orang waktu itu saja masih sekolah di Madrasah Tsanawiyah. Orang kerjanya saja baru tiga tahun. Masuknya Maret 2011. Makanya keluarga cuma bisa geleng-gelang saja lihat pemberitaan itu," katanya.

Berikut cerita Zainal yang kini menjadi salah satu dari enam tersangka pelaku sodomi anak TK di JIS.

Rajin ibadah

Ketua RT 07 RW 18, Saali (55), mengatakan selama dirinya menjabat sebagai kepala lingkungan sekitar Gang Haji Betong tidak ada gelagat aneh yang ditunjukkan oleh Zainal. Sejak kecil Zainal dikenal sebagai anak baik dan rajin beribadah.

"Selama ini dia sih baik aja sama lingkungan. Setiap ada kegiatan apapun aktif. Termasuk pengajian anak muda. Setahu saya dari kecil sih emang rajin ibadahnya," kata Saali saat ditemui di kediamannya di Gang Haji Betong RT 07 RW 18 Kedaung Kecamatan, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (29/4).

Menurut Saali, walaupun lingkungan di daerahnya tidak ada kepengurusan karang taruna untuk mempersiapkan jika ada suatu acara, namun dalam setiap kesempatan kegiatan, Zainal sering hadir untuk berpartisipasi.

"Ya kalau ada kegiatan apapun dia aktif. Semisal kerja bakti, main futsal, apa aja yang sekira ada di masyarakat setahu saya dia (Zainal) suka ikut," katanya.

Advertisement

Rajin kerja untuk kuliah

Zainal kini terancam gagal lulus sarjana di sebuah kampus swasta di Jakarta. Penyebabnya, bontot dari 3 bersaudara itu kini menjadi salah satu tersangka kekerasan seksual siswa Jakarta International School (JIS).

Seperti dikatakan kakaknya, Zainal (NA). Untuk menggapai cita-citanya lulus sarjana, Zainal saban waktu libur bekerja sebagai Cleaning Service di JIS dan nyambi sebagai tukang ojek.

"Biasanya dia pulang dari JIS setengah empat sore. Dia makan terus istirahat. Nah pas malemnya dia berangkat kuliah," kata NA saat ditemui di kediamannya di Gang Haji Betong RT 07 RW 18 Kedaung, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (29/4).

Kendati begitu, NA enggan memberikan keterangan lebih detail di mana adiknya itu kuliah. Dia hanya mengatakan bahwa adiknya terdaftar di salah satu perguruan tinggi swasta.

Advertisement

Kalau libur jadi tukang ojek

Selama ini Zainal dikenal orang yang tidak neko-neko. Warga Gang Haji Betong Rt 07/18 Kedaung Kecamatan Pamulang Tangerang Selatan, itu mengenal sosok Zainal rajin bekerja. Zainal kerap menjadi tukang ojek di sekitar Pasar Ciputat, Tangerang Selatan. Zainal kini ditetapkan sebagai tersangka kasus sodomi di TK Jakarta International School (JIS).

Ketua RT 07/18, Saali (55) membenarkan informasi tersebut. Kata Saali, pekerjaan Zainal bukan hanya sebagai cleaning service di JIS. Pekerjaan sambilan itu dilakukan Zainal saat mendapat hari libur kerja di JIS.

"Biasanya Zainal ngojek antara Sabtu atau Minggu," kata Saali saat ditemui di kediamannya di Gang Haji Betong Rt 07/18 Kedaung Kecamatan Pamulang Tangerang Selatan, Selasa (29/4).

Bukan hanya sebagai tukang ojek, Zainal juga kerap mencari penghasilan tambahan dengan bekerja sebagai kuli bangunan. Hal itu dilakukannya saat masa senggang bekerja di JIS.

Pernah jadi korban sodomi

Zainal dikabarkan pernah menjadi korban pelaku kejahatan paedofilia William James Vahey. Hal itu diketahui saat Zainal diperlihatkan foto Williams James Vahey oleh penyidik kepolisian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatakan peristiwa pelecehan yang dilakukan oleh William terjadi saat Zainal berumur 14 tahun. Saat itu, kata Rikwanto , Zainal dipaksa melakukan tindakan asusila oleh pelaku di dalam mobil di kawasan Bundaran Pondok Indah Jakarta Selatan.

Selain itu, menurut Rikwanto , tersangka Zainal juga menjadi korban sodomi saat usianya lima tahun. Tersangka Zainal merupakan pekerja outsourcing PT ISS sebagai petugas kebersihan di JIS.

Anak manja

Ayah Zainal, AS (53) sambil menepuk-nepuk dada, masih tak percaya jika anak terakhirnya tersebut merupakan pelaku tindakan sodomi. Sejak kecil Zainal sudah diberikan pendidikan agama. Apalagi, dia di keluarga merupakan anak manja.

"Pokoknya mas, saya mah enggak percaya berita kalau Zainal ini itu. Dari SD saya masukin madrasah, SMP saya masukin tsanawiyah, sampai SMA saya masukin aliyah. Saya mah pokoknya enggak percaya," katanya.

"Udah gitu dia mah anaknya manja bener. Ada petir saja langsung masuk kamar. Mana mungkin kan mas," ujarnya sambil menetaskan air mata.

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.