LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

5 Cerita Kontroversi Rhoma Irama

Nama Rhoma Irama di 2012 mencuat saat Pilgub DKI, akibat ceramahnya di sebuah masjid yang diduga bermuatan SARA.

2012-12-30 06:01:00
pilpres
Advertisement

Raja dangdut Rhoma Irama seakan tak pernah lepas dari kontroversi, baik di dunia hiburan maupun panggung politik. Sejumlah isu tak sedap sempat menerpanya.

Terakhir, nama Rhoma kembali menjadi buah bibir ketika sejumlah ulama mendukungnya menjadi calon presiden 2014. Dengan percaya diri Rhoma pun menyambut baik pencalonan tersebut.

"Insya Allah dengan bismillah saya siap dicalonkan jadi Presiden Indonesia pada 2014. Sekarang dorongan ulama kuat sekali, dorongan itu sangat kuat makanya kemarin saya menyatakan di Kwitang kesiapan saya untuk maju dalam 2014," kata Rhoma beberapa waktu lalu.

Dunia politik bukanlah barang baru bagi pria bernama asli Raden Oma Irama ini. Dia telah terjun ke dunia politik sejak zaman Orde Baru melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Namun di tengah jalan, pilihan Rhoma mendukung PPP ini berbuah pencekalan. Kala itu Soeharto melihat keberadaan Rhoma di PPP menjadi ancaman bagi Golkar. Pemerintah Orde Baru pun melarang Rhoma untuk konser.

Kemudian Rhoma menjadi kontroversi ketika memutuskan bergabung dengan Golkar. Pada 1997 Rhoma aktif menjadi juru kampanye Partai Beringin. Penggemar yang kecewa menyebut Bang Haji sebagai politikus kutu loncat.

Tak hanya di panggung politik, Rhoma pun membuat kontroversi di dunia hiburan Tanah Air. Kala itu Rhoma dengan tegas mengecam goyang ngebor penyanyi dangdut Inul Daratista. Tindakan Rhoma itu mendapat kritikan dari sejumlah kalangan.

Sebagai publik figur yang sedang digadang-gadang menjadi capres, menarik rasanya jika menengok kembali beberapa ulah sang Raja Dangdut yang menuai kontroversi di negeri ini.

Berikut kisah-kisah kontroversi pria asal Tasikmalaya, Jawa Barat tersebut:

Ceramah Sara

Dalam Pilgub DKI lalu, Rhoma Irama menjadi salah satu artis pendukung pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara). Dukungan Rhoma kepada Foke sangat terlihat saat dia menyampaikan ceramah di sebuah masjid di Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Kala itu kepada jemaah, Rhoma menyarankan untuk tidak memilih pemimpin yang tidak seakidah. Dia bahkan menuding ibu Jokowi bukan seorang muslim. Ceramah itu akhirnya membawa Rhoma pada pemeriksaan oleh Panwaslu DKI Jakarta.

Setelah sempat menjalani pemeriksaan, Rhoma yang diduga melakukan kampanye terselubung dengan menggunakan isu SARA, bebas dari segala tuduhan. Panwaslu menyatakan tuduhan terhadap Rhoma tidak terbukti.

Tim Sukses Foke-Nara juga membantah jika si Raja Dangdut adalah salah satu juru kampanye pasangan tersebut.

Advertisement

Perseteruan dengan Inul Daratista

Sejak Inul Daratista, wanita asal Psuruan, Jawa Timur muncul dengan goyang ngebornya, Rhoma Irama menjadi yang paling tegas menolak. Rhoma menilai goyang yang ditampilkan penyanyi asal Pasuruan itu syarat dengan sensualitas dan membangkitkan gairah seks.

Bahkan DPR menggelar rapat dengar pendapat pembahasan RUU Antipornografi dengan kalangan artis, Rhoma tegas mengeluarkan pernyataan menentang aksi panggung Inul. Saat itulah Inul menangis tersedu di pelukan penyanyi senior Titiek Puspa.

Aksi Rhoma itu ternyata mengundang berbagai reaksi. Publik umumnya mengecam Rhoma, dan memberikan dukungan penuh terhadap Inul. Dan tanpa disasari karir Inul justru semakin meroket.

Advertisement

Sering nikah siri

Rhoma Irama memang kerap melakukan poligami. Tercatat pelantun lagu 'Begadang' itu beberapa kali menikahi wanita baik secara siri maupun sah.

Istri pertama Rhoma adalah Veronica Agustina Timbuleng. Keduanya menikah pada 1972 setelah Veronica menjadi mualaf. Setelah dikaruniai tiga anak, kedua berpisah pada Mei 1985.

Petualangan cinta Rhoma berlanjut. Rhoma melabuhkan hatinya pada Ricca Rachim. Ricca menjadi wanita kedua yang dinikahi Rhoma. Rumah tangga mereka hingga kini masih berjalan harmonis, meski tak dikarunia anak.

Di luar pernikahan resminya, Rhoma juga menikahi sejumlah wanita secara siri, seperti Marwah Ali, Angel Lelga serta Gita Andini Saputri. Dari Marwah, Rhoma memiliki anak Ridho Rhoma, sedangkan dari Gita Andini Saputri dikaruniai anak dalang cilik, Adam Givari.

Siap maju Capres 2014

Barangkali ini adalah manuver politik Satria Bergitar yang paling menyedot perhatian. Berbekal dukungan dari para ulama di Jakarta, Rhoma menyatakan siap mencalonkan diri sebagai capres di 2014.

Sejumlah politikus Senayan secara terbuka mencibir wacana pencapresan ini.
Wasekjen Golkar Nurul Arifin menegaskan, untuk menjadi calon presiden tidak cukup hanya mengandalkan popularitas artis semata.

"Harus ada modal politik. Bibit, bebet dan bobot," kata Nurul usai acara diskusi di Kantor Bawaslu, Jakarta, Jumat (16/11).

Nada miring juga keluar dari kader PPP. Sekretaris Majelis Pakar Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan, Ahmad Yani mengatakan deklarasi Rhoma Irama sebagai calon presiden belum mendapat restu dari partai.

"Jangan latah memilih seniman semua, tidak cukup popularitas. Sembilan tahun kita memilih, karena proses pencitraan semata," kata Yani.

Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul menanggapi santai perihal pencalonan raja dangdut Rhoma Irama sebagai calon presiden 2014. Menurut Ruhut, elektabilitas dan pendukung yang dimiliki Rhoma saat ini, belum cukup untuk menjadi modal calon presiden 2014.

"Ntar kalau Inul juga nyalonin (jadi capres), repot juga kita kan," kata Ruhut.

Ketua Fans Club Soneta Indonesia Endang Zulfikar menilai saat ini Indonesia memang membutuhkan sosok pemimpin seperti Rhoma. Apalagi, di matanya Rhoma seorang yang jenius dan paham masalah politik.

"Tentu kita sangat mendukung. Saya lihat Pak Haji seorang pemimpin muslim yang sangat dicari. Dia jenius dan mengerti politik. Sosok Bang Rhoma pribadi yang sulit dicari. Saya yakin kalau Bang Rhoma jadi presiden bisa sukses bangsa ini," kata Endang.

Endang mengklaim ada 100 juta fans Rhoma Irama yang yang bakal memuluskan langkah raja dangdut itu di Pilpres 2014 mendatang. Mereka optimis Rhoma bukan sekadar jual ketenaran semata.

Berseteru dengan Yati Octavia dan Pangky Suwito

Terbongkarnya keberadaan Rhoma bersama Angel Lelga beberapa waktu lalu di apartemen berbuntut panjang. Rhoma menuding pasangan suami-istri, Yati Octavia dan Pangky Suwito berada di balik penggerebekan oleh para wartawan.

Tudingan Rhoma ini didasarkan karena Pangky dan Yati berada di apartemen yang berada di Semanggi itu. Namun keduanya menegaskan kalau keberadaannya di lokasi penggerebekan, karena memang dirinya tinggal di apartemen tersebut.

Rhoma kemudian 'bernyanyi'. Mantan anggota MPR tersebut menyebut kalau Pangky Suwito menikah Yati yang kala itu masih berstatus masih istri orang. Pernyataan itu pun menjadi kontroversi di masyarakat.

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.